Tuesday, December 30, 2014

TUTORIAL ROSEBUD ROLL



Ini adalah salah satu project 2014 yang saya lewatkan. Ceritanya adek saya yang seorang broker / makelar mencium bisnis menggiurkan dari booming bros di kalangan crafter, jadinya dimintalah saya membuat tutorial SEJELAS mungkin untuk DIJUAL dalam bentuk e-book, dengan pangsa pasar crafter wanna be..
Mendengar kata dijual, radar matre saya langsung naik..dan cring...cring..klik matre mode on.
Saya menyanggupinya, pikir saya sekalian kerjaan orderan, sekali minum dapet 2 rasa...hahaha perumpamaan ge-je.
Ternyata..eh ternyata...fotonya gampang.. ngeditnya ga sempat-sempat, sudah ada puluhan foto, tapi belum ada satupun yang saya edit.
Adek saya "masuk angin" katanya, ogah wes..nungguin yang ga pasti, dia pun ngambil proyek lainnya.
Daaaannnn.....daripada mubazir, saya share aja ya...edit asal-asalan

TUTORIAL ROSEBUD ROLL
Namanya saya bikin sendiri, karena banyak versi rose-rose di luar sana. Jadi saya nyebutnya rosebud roll
Ini sebenarnya adalah paksaan customer yang ogah ribet blanja di OS lain, sekalian aja katanya.
Setelah jadi, katanya buatan saya malah terlalu rapi... jaw drop.. nah trus piye bikin ga rapihnya ya ?
Ya udahlah... cap cus yukk, langsung ambil pita sama lem, kalau dipandang aja ga mudeng.


 Untuk rosebud roll 3 cm, pakai pita lebar 4 cm panjang kurleb 50-60 cm



 Lem bentuk segitiga awalnya, lalu lem semua sampai ujung pita









 

Tekuk segitiga paling atas ke bawah


  Tekuk lagi ke atas menurut batas lem.





 lalu balik





 Gulung yang rapat, nah kalau mau yang ga rapi - rapi amat, gulungnya males-malesan alias jangan rapet





 Tekuk batas lipatan ke atas




 Tekuk/lipat lagi ke atas, lalu putar






 Begitu terus sampai pita habis, ini jadinyaaaa


 Bagian bawahnya, beri lem lalu tekuk-tekuk rapikan



 Taraaaa... jadi kan..


 Nih bagian bawah setelah dirapikan




 Tips : Beri lem setiap langkah putar, biar ga turun pitanya

Tutonya sudah diuji cobakan oleh crafter wanna be, alias yang ga pernah ngecraft sama sekali, tanpa dibantu sudah berhasil, jadi untuk crafter yang spesialis rose, ini mah lewaaat, yang baru belajar, daripada Frustasi membuat yang mancung, yang  pesek ini  recommended banget.
Selamat mencoba....


Saturday, December 27, 2014

Craftainment : End Year Review






Tulisan ini akan menjadi review beberapa gosip di kalangan crafter selama setahun terakhir.
Bisa jadi akan menjadi tulisan yang subyektif , meskipun demikian saya mencoba menjadi se-obyektif mungkin, jadi yang tidak siap membacanya, leave it soon atau kalau ada yang ingin menambahkan dan membully, monggo di koment di blog ya.. biar alexa rank saya naik hahahaha...
Oh ya, yang saya review hanya gosip yang muncul di wall FB saya..

FANPAGE
Awal tahun FP masih mendominasi gosip di kalangan crafter, meskipun tetap ada yang nyiyir dan cuek bebek, tidak sedikit yang bersemangat mulai giat mengelola FP, beberapa bulan sesudahnya, seleksi alam dimulai, hanya beberapa crafter saja yang konsisten mengelola FP mereka.
Di akhir tahun, Om Mark mulai menertibkan akun FB yang digunakan untuk berjualan.. daaaaaan... dimulailah aksi besar-besaran, mulai dari mengganti foto profil sampai mengganti nama FB dengan nama asli.
Beranda mulai dipenuhi dengan bumping FP baru.
Eiitts... jangan salah, terlalu sering atau terlalu banyak mengklik suka halaman bisa juga di semprit sama Om Mark, dan setelah beberapa minggu badai FP, rupanya mulai muncul postingan yang merasa terganggu dengan munculnya FP di wall mereka.
Sebenarnya, prinsip menggunakan FB itu sangat sederhana, jangan sampai postingan kita mengganggu yang lain.
Sekali lagi, semua yang berlebihan itu tidak baik, semoga saja booming FP ini tidak hanya bertahan sampai akhir tahun. Klik di sini  pandangan saya tentang FP.

PEMILU
Menjelang pertengahan tahun, kampanye untuk pemilu dimulai.
Buat saya pemilu tahun ini adalah pemilu yang sangat "mengerikan" terutama untuk pengguna media sosial.
Saya menemukan banyak teman yang berubah 360 derajat karena pemilu ini, sungguh sangat disayangkan.
Banyak kampanye hitam dan berita hoax yang beredar selama pemilu, dan yang membuat saya sedih adalah banyak pula teman-teman crafter yang men-share dan menjadi bagian dari kampanye hitam tersebut.

Dalam pandangan saya, untuk seorang crafter yang juga pelaku OS,  mengupdate atau men-share suatu berita sudah menjadi bagian dari personal branding. Ketika berjualan, kita toh tidak memasang palang bertuliskan  " pendukung nomor x  dilarang mampir" iya kan? kita tidak memilih customer.

Kalau saya pribadi, siapapun customer saya, mau rambutnya hitam, kuning, kulitnya putih, merah bahkan alien sekalipun saya tidak perduli, yang penting dia membayar, memberikan alamat lengkap dan sabar menunggu orderan dikirim itu sudah cukup.

Ketika bertransaksi saya toh tak menanyakan dari suku apa dia, agamanya apa, kulitnya warnya apa, dia mendukung nomer berapa...i don't care who you are, where your from, don't care what you did, as long as you pay me.. hahaha..

Saya mendukung kebebasan berpendapat, tentu saja kita harus mempunyai pilihan, tetapi kalau sampai tindakan yang kita ambil untuk mengemukakan pendapat merugikan OS kita, sungguh itu suatu kerugian.
Update status atau menshare kampanye gelap dan berita hoax, buat pelaku OS bisa jadi menjadi bumerang untk OSnya sendiri. Resikonya adalah kehilangan, tidak hanya kehilangan  calon customer yang berseberangan dengan pilihan politik OSnya, tetapi juga kehilangan calon customer lainnya.
Di masa-masa ini, pilihan unfriend dan blokir menjadi favorit item untuk di klik..

KENAIKAN HARGA DAN BANTING HARGA ( Lagiii )

Menjelang puasa dan Lebaran, harga kain flanel naik drastis, dan kenaikannya berubah setiap minggu.
Meskipun demikian, rupanya kenaikan kain flanel ini tidak menimbulkan dampak yang serius, karena banyak crafter felt yang banting setir ikut arus menjadi broker ( broooch maker ) atau menjadi suplier aplikasi bunga ( termasuk saya ).

Topping yang menjadi komoditi paling laris menjelang lebaran, rupanya tenggelam oleh boomingnya bros.
Alhasil, ada beberapa crafter yang menjual toppingnya dibawah harga pasaran, dan langsung di bully crafter lainnya...

Banting harga selalu menjadi gosip yang panas dikalangan crafter penjual, seringkali hanya karena satu saja crater yang memposting obral produk lengkap dengan harganya, gosipnya menjadi panjang dan melebar kemana-mana. Saya tidak hendak membela crafter yang sedang memberi diskon besar ( kok ga nyaman ya memakai kata " membanting harga " ), tetapi saya ingin memandangnya dari sisi yang lain, no heart feeling .
Ada beberapa kemungkinan mengapa seorang crafter penjual memberi diskon besar dan memasang harga di bawah harga pasar. mungkin saja crafter itu :
1. Tidak tahu harga pasaran.
Saya termasuk yang tidak tahu harga pasaran, karena saya ga pernah kepo menstalking crafter lain yang berjualan sama seperti jualan saya.
Harga saya adalah hasil menghitung pribadi. Soal menghitung harga jual ini tentu saja berbeda tiap crafter, sekali lagi, banyak faktor yang mempengaruhi harga jual, bukan hanya bahan mentah, tapi juga pangsa pasar, itu yang penting.
Suatu kali saya pernah diberi tahu customer yang mengatakan kalau aplikasi saya lebih murah dari yang lain, di waktu berikutnya ada juga yang memberi tahu kalau harga aplikasi saya jauuuuuh lebih mahal dari OS lainnya.
Terus terang saya tidak ambil pusing, bagi saya harga saya ya perhitungan saya, you and your price i don't care.
Jadi kalau ketidak tahuan harga pasar itu menyebabkan seorang crafter sampai dibully dengan yang lain, sungguh sangat menyedihkan yang membully.

2. BU ( Butuh Uang )
Kita tak pernah tahu kehidupan nyata seorang crafter penjual, kita tidak tahu bagaiman kehidupan sehari-harinya di dunia nyata. Mungkin saja crafter yang bersangkutan mau pindah, mau selingkuh ke lain hati, ingin berhenti menjadi crafter, ingin fokus dengan kerjaan yang lain... we never know...

Tidak mungkin juga ketika akan promo seorang crafter penjual menulis status

" Numpang promo ya mince,...hari ini saya bokek berat, sudah tanggalnya tanggal tua, kuota internet habis pula. Tiba-tiba datang pemilik kontrakan yang nagih uang sewa bulan depan, dan kisah sedih saya dilengkapi dengan matinya kucing saya dengan tenang di usianya yang  ke 100 tahun, hiks...kucing saya itu manis dan jarang merepotkan, dialah yang setia menemani malam-malam lembur saya dengan secangkir kopi dan semangkok mie instan. Untuk menghormati dia, saya rencananya akan mengadakan selametan 3 hari 3 malam, tapi saya bokeeeek.. makanya saya mau mengobral beberapa produk saya "

bayangkan kalau dia menulis status seperti itu...langsung deh dibully habis-habisan...
Itulah sebabnya , sebelum berprasangka buruk, mari kita lihat dulu, apakah crafter ini memang sering main harga ? atau baru kali ini dia mengobral jualannya ?

Saya percaya seorang crafter penjual tidak akan melakukan " bunuh diri " kalau memang niat memperpajang nasib usahanya. Mengobral produk untuk mendapatkan customer bukanlah strategi yang tepat. Customer selalu ingin diskon di pengambilan kedua. Kalau  di penjualan pertama saja, harga yang di pasang di bawah rata-rata, bagaimana mungkin mempertahankan customer di pengambilan yang kedua.
Jadi motif Butuh Uang ini bisa jadi motif seorang crafter mengobral barang jualannya.

Tapi kan gemeeeez.....mengeluarkan uneg-uneg kan sah-sah saja..wong beranda-beranda saya kok.
Iya, benar...tidak ada yang melarang. Tapi bisakah update statusnya dipertangggung jawabkan? seringkali status yang nyerempet-nyerempet justru memancing reaksi berantai yang ujung-ujungnya membully..
Kalau saya pribadi, saya memilih menunggu.
Dari jaman dulu sampai di masa depan, selama masih ada yang namanya jual-beli, harga murah ini akan tetap menjadi gosip abadi di kalangan penjual dan pembeli, itu sudah pasti.
Saya sendiri, tidak suka ikut terlibat di dalamnya, kalau ada crafter penjual yang sedang berperang harga dan membawanya menjadi perang status, saya lebih suka menontonnya dari jauh dan menunggu siapa yang " mati " duluan.
Berjualan dengan bermain harga tidak akan bertahan lama, percaya deh, jadi untuk apa merasa sakit hati karena ada yang bermain harga, biarkan saja, dan seleksi alam yang akan menentukan.
Tetap yakin dengan karya dan kualitas produk sendiri, setiap karya ada jodohnya, percayalah.

HIT AND RUN
Tidak banyak berita tentang Hit & Run. Tapi saya sedih kalau ada crafter yang mempromokan produknya sebagai produk hit & run.
Memberi nama Hit & run kepada produk yang kita jual seperti memberikan aura negatif kepada produknya. Seolah-olah produknya seperti korban tabrak lari yang berdarah-darah. Kenapa tidak menamainya sebagai ready stok ? lebih elegan dan memberikan aura positif di produk kita.
Hit and Run sebenanya bisa dihindarkan kalau kita memegang prinsip jual beli online yaitu bayar dulu baru dikirim.
Saya pribadi, selalu menginformasikan kalau orderan akan dikerjakan setelah transfer, sebenarnya alasan utamanya adalah modal saya modal dengkul. Duitnya kejar tayang, alhasil kalau tidak ditransfer dulu saya tidak punya uang untuk membeli bahan. hahahaha
Tapi saya juga sering melanggar prinsip ini, untuk beberapa customer yang sudah membeli puluhan kali, biasanya saya kirimkan dulu barangnya, bayarnya kemudian, tetapi tentu saja customer saya ini sudah bisa dipercaya dan juga mempunya OS yang cukup terkenal, jadi saya percaya customer ini tidak akan melakukan tindakan yang merugikan dirinya sendiri.

 Dan gosip-gosip seperti ini tetap akan ada setahun ke depan, selanjutnya mari bersikap bijaksana, memand dari segala sisi sebelum mengambil kesimpulan.


Akhir kata, ketika berjualan di media sosial, kita tidak hanya menjual produk kita, banyak customer yang menstalking kita terlebih dahulu sebelum membeli, itulah sebabnya bijaksanalah mengupdate status.
Sebenarnya prinsipnya satu. Kalau punya hal positif dan hal yang baik, bagikanlah... kalau tidak punya..diamlah..
Membagikan hal-hal baik, membuat hal-hal yang baik juga kembali ke diri kita..got it ?

Adakah yang mau menambahkan ? silahkan tambahkan di komeeennn.





Thursday, December 25, 2014

Princess Ge-je



 Hari itu, saya marah. Marah semarah-marahnya, pagi-pagi pula. Saya memang hobi ngomel , tapi kalau marah yang berasa hati ini menyala-nyala..baru di pagi itu.
Jadi, ketika veve dan papi berangkat, saya "meracuni " diri sendiri. Saya membuat kopi segelas besar dan memasak mie instan.
Agar Tuan Muda tidak mengganggu acara " bunuh diri " saya, saya membawanya ke tempat paling terlarang di rumah ini. Meja belajar Veve.
Setelah mengamankan semua buku dan catatan pelajaran Veve, saya biarkan tuan muda membongkar semaunya...sok atuh....
Saya duduk bersandar di tempat tidur sambil menikmati " racun " membunuh amarah saya, Tuan muda bagaikan menemukan golden ticket masuk ke "surga dunia" dengan penuh semangat menurunkan semua selagi tangannya mampu menjangkau apapun isi meja belajar veve. Saya biarkan saja.
Tapi ternyata ada 1 yang terlewat tidak sempat saya amankan, binder koleksi kertas Veve. Ketika tangan tuan muda hendak mencoretinya, dengan secepat kilat saya menyelamatkannya, bisa berabe kalau Veve tahu..
Bindernya khas anak ceweklah...isinya juga kertas warna-warni gambar kartun, koleksi terbanyaknya bergambar  Barbie dan princess . Dari sinilah ide modifikasi saya muncul.
Terus terang saya jarang sekali ingin memodifikasi, seringkali kalau sudah niat, ketika pegang kain, hasilnya malah jadi lain. Tapi kali ini, saya perhatikan betul gambar princess-princess ini..

TIPS MODIFIKASI ala Veve's World :
Setiap karya, apalagi yang unik, selalu punya ciri khas, nah kalau mau memodifikasi, amati ciri khasnya dan bermainlah di sana.
Contohnya : Karakter Putri Salju.
Putri Salju selalu identik dengan baju yang warnanya kuning , biru, dan merah. Rambutnya hitam khas pakai Bando, Modifikasi bentuk rambut, jangan lupakan ciri khas bandonya atau pitanya yang warna merah, modifikasi saja bajunya. Tak harus roknya wana kuning, buat saja roknya kuning bergaris biru atau merah. Intinya bermainlah dengan warnanya.
Saya punya teman FB seorang ilustrator bernama Ai chan, karyanya cuantik-cuantik.. salah satu yang paling saya suka adalah karakter Princess buatannya yang berhijab. Penasaran dengan putri aurora dan cinderela yang berhijab ? ni fotonya... Original punya Ai Chan ya....mampir di Fbnya...karyanya cuantik-cantik :) klik di sini
Belum nemu ada yang bikin boneka flanel versi Princess berhijab. Kalau ada crafter spesialis boneka membaca postingan ini, bikin gih....

Original milik Ai Chan






Original milik Ai Chan



Kreatif kan? tips lain, bertemanlah dengan banyak ilustrator, saya terus terang lebih suka menstalking karya mereka daripada googling atau main di pinterest kalau sedang mencari inspirasi.

Daaaaann..... inilah barisan princess Ge-je saya..



Ini seharusnya adalah Putri Elsanya Frozen, tapi karena ga punya tali kur putih, saya ganti pakai tali kur kuning untuk rambut, jadinya malah banyak yang nebak kalau ini Rapunzel, bukannya Rapunzel itu bajunya ungu ?



Yang ini sudah pasti Putri Salju versi minimalis.. hahahaha



Yang ini sungguh-sungguh Ge-je, saya ga seberapa suka dengan tampilan Putri Sofia yang asli, gaunnya itu lo kayanya kok kaku banget, jadinya saya modifikasi seperti ini, rambutnya juga..jadinya amat sangat Ge-je.



Kalau Putri Belle ini masih agak-agak mirip ya.. padahal saya ga terlalu perhatikan bentuk rambutnya, waktu selesai bikin baru ngeh kok mirip.







Itulah modifikasi Princess ala saya. Yang pasti, buat saya modifikasi itu kalau boleh jauuuh dari aslinya tapi tanpa menghilangkan ciri khasnya, tujuannya satu, tidak ada perbandingan.. bagaimana dengan kamu ?

Tuesday, December 23, 2014

2014 : Mendapat dan Kehilangan




Tahun ini saya mendapatkan banyak dan kehilangan banyak.
2014 adalah tahun ke-3 saya serius nge-craft dan mulai enjoy berjualan online, bukan hanya karena Tuan Muda sudah mulai bisa main sendiri, tahun ini saya juga mulai menemukan  kenyamanan sebagai crafter. Jadi tahun ini saya namakan tahun BELAJAR.

BELAJAR BRANDING
Awal tahun 2014 saya bersyukur diijinkan bergabung sebagai admin di Grup Happy House Crafter.
Banyak yang saya pelajari selama menjadi admin. Awal tahun 2014 saya belajar bagaimana mengelola FP sebagai salah satu sarana Branding, di awal tahun ini saya juga belajar bagaimana membuat foto yang baik untuk menunjang penjualan via online.
Branding juga saya pelajari dari memperhatikan status dan stalking para crafter senior yang riwa-riwi di beranda ( sebenarnya, crafter senior ini, tidak terlalu banyak menggunakan FB sebagai sarana branding, mereka lebih suka mengupdate blog atau berkicau di twitter ).
Tahun ini saya juga lebih sering mengupload Pururu dibandingkan berjualan aplikasi.
Aplikasi saya hanya sering upload di bb dan terus terang, customer baru tidak begitu banyak,. rata-rata customer lama yang repeat order begitu barang nyampe. Thanks my lovely customer...
Tahun ini artikel tentang saya juga sempat muncul di Tobucil, crafter yang blogger pasti tahu Tobucil ini apa. Meskipun hanya wawancara singkat, tapi saya senang, setidaknya Pururu saya bisa nongol walau cuma sedikit di situ.
Tahun ini selain Fp, saya juga mulai rutin mengisi blog, posting di instagram, dan yang terakhir di g+, twitter masih ogah.. coz males cari follower.. hehehe

BELAJAR APLIKASI BARU
2014 adalah Tahunnya para Broker ( Brooch Maker ) sejak awal tahun Bucket Bros sudah booming merajai semua OS, imbasnya aplikasi rosebud banyak yang mencari. Awalnya hanya rosebud yang booming, karena tidak semua crafter langsung bisa membuatnya. saya juga pernah frustasi karena rosebud ini. Saya percaya di awal tahun ini, crafter pembuat rosebud panen besar, including me :p
Di pertengahan tahun, setelah banyak bucket bros dengan renda bertebaran, mulailah trend bergeser dengan brokat sebagai bagian bucket.
Aplikasi mulai bergeser ke Roseburn. Sampai saat ini saya tidak pernah berhasil membuat roseburn dengan sempurna. Terus terang, saya males. hahahahaha.. membuat roseburn harus memotong dulu satu-satu kelopaknya, membakarnya satu-satu, trus merangkainya. Dan satu hal lagi yang membuat saya give up, tidak bisa disambi sambil ngider jagain Tuan Muda yang pecicilan ke sana-sini. So... biar roseburn ini berlalu dari OS saya..
Rolled rose two tone sempat mendominasi setelah lebaran, tidak lama, karena sebenarnya menurut saya susah memadukannya dengan aplikasi lainnya ( atau karena saya ga bisa bikin bucket ya ?...)
Saya juga belajar banyak karena paksaan customer. Tahun ini saya belajar membuat rosebud roll , round rose dan rosebud mini, semuanya karena paksaan customer.
Di akhir tahun, bros cabochon kelihatannya mulai mendominasi, tapi bukan cabo embroidery yang ribet ruwet, tapi cabo yang pakai renda dan aplikasi mini.. hmmm hint..hint... kelihatannya trend bucket ini masih lanjut di tahun depan, dan rupanya boneka flanel juga mulai banyak yang mengupload..

BELAJAR MENULIS CERITA ANAK
Buku craft pertama saya terbit di pertengahan tahun. Saya sangat lega dan bersyukur.
Buku ini perjuangan berdarah saya karena harus menjalaninya sendiri, seperti orang buta yang baru melihat dunia. Untung saya mendapatkan editor dan mentor yang sabar luar biasa, memandu saya per stepnya. Tentu saja menurut saya buku saya belum sempurna, saya masih harus memperbaiki diri, semoga saja buku pertama saya ini bukan menjadi alfa dan omega...cross finger untuk proyek 2015.
Di tahun ini saya juga memutuskan untuk menginjak 2 perahu, oleng atau tenggelam it's ok.. setidaknya saya mencoba.
Jadilah saya stalking terus di grup penulis bacaan anak, ikut  kuis setiap kamis. Beberapa berbuah sangat manis.
Saya sempat memenangkan audisi yang hadiahnya adalah konsultasi dengan mba Dian Kristiani, penulis bacaan anak yang bukunya merajai rak buku di Gramedia. Seperti mendapat jackpot, saya belajar banyaaaak...dan naskah saya yang dibantai dengan sadis akan menjadi penyemangat saya menulis dan belajar lagi.
Saya mengirimkan banyak naskah dan dengan sukses ditolak ... hahahaha.. saya percaya semua penulis pasti mengalami fase ini, ga papa.. saya menerimanya sebagai motivasi untuk terus belajar.
Tahun ini dua naskah saya lolos audisi untuk proyek yang di adakan PBA. Yang pertama untuk cerita hari besar di Indonesia dan yang kedua adalah Cerita Rakyat untuk website.
Sekalipun itu proyek keroyokan, buat saya rasanya luar biasa.. apalagi melihat ilustrasi untuk cerita saya... huhuhuhu.. rasanya seperti mimpi.
Selanjutnya saya sadar masih banyak, banyak banget yang harus diperbaiki, saya termasuk lambat mengeksekusi ide, membuat satu cerita dengan 700 kata, bisa makan waktu berjam-jam dan berhari-hari, untuk yang ini saya tidak mau give up.. terlebih lagi veve juga niat banget belajar ( well, veve lebih beruntung dan berjodoh dengan media, beberapa waktu lalu bahkan sempat dipilih ikutan workshop jurnalis sebagai peserta termuda...maknya bangga tapi juga ngiri..gigit pita :p )

BELAJAR KONSISTEN
Tahun ini Crafter flanel banyak yang berselingkuh dengan pita, termasuk saya...bagaimanapun, duit seger itu lebih manis...hahahaha.. crafter matre.
Tapi meski setiap hari saya ngeroll pita, saya tetap rindu dengan felt saya.
Tahun ini saya menemukan kenyamanan melalui Pururu saya, Pururu saya simpel..simpel banget, tapi saya sukaaaa sekali membuatnya, saya cinta dan tak pernah bosan memandangnya, saya mellow setiap kali menjualnya... aih.. biar dikata lebay..
Jadi saya mantap ingin Pururu sebagai branding saya. Saya sadar banyak crafter yang membuat boneka lebih dan jauuuuuh lebih bagus dari saya, itulah sebabnya saya tidak mau membuat boneka request, boneka duplikasi, selain tidak bisa, rasanya seperti membohongi diri sendiri. Eemmm seperti mengatakan buah durian adalah buah apel.. ya kurleb begitulah perumpamaannya...maksa.com
Untuk selanjutnya saya ingin konsisten membuat Pururu saya Limited, no duplikasi, no request ( kecuali customer manut apapun bentuknya ), dan yang palin penting no compare..mudah-mudahan bisa konsisten.
Menurut saya, banyak no-no-no ini akan membuat mood saya terjaga, selain itu saya ogah masuk ke pusaran permainan harga karena banyak duplikasi yang beredar...no heart feeling ya guys...

BELAJAR KELUAR DARI ZONA NYAMAN
Saya crafter introvert yang melankolis, saya lebih suka menjadi silent reader dan menjaga supaya tidak ada keterkaitan emosional  baik dengan customer maupun dengan crafter lain.
Tapi tahun ini saya belajar keluar dari zona nyaman, saya berusaha menerapkan caring after selling. Banyak customer yang hanya membeli untuk belajar, buat saya sah-sah saja, jadi saya tidak meng-cut setiap koneksi dengan customer, meski mereka tidak merepeat order, tapi bertanya bagaimana cara membuatnya, saya jawab dengan sedetail-detailnya..tidak menjadikan beban buat saya, bagaimanapun, ilmu saya hanya titipan, saya hanya beruntung bisa lebih dulu tahu dari yang lain.
Tahun ini saya juga kopi darat dengan beberapa crafter dan customer, dulu saya begitu tidak nyaman bertemu dengan orang lain, tahun ini saya berusaha enjoy, dan ternyata bertemu, berteman, berdiskusi di dunia nyata sama - sama menyenangkan seperti ketika melakukannya di dunia maya.

2015
 Tak ada target saya untuk 2015, Tahun depan saya tetap ingin belajar..
" BELAJAR menjadi lebih baik dari saya yang kemarin, bukan BELAJAR menjadi lebih baik dari orang lain "
Tahun ini banyak ilmu yang saya dapatkan, tapi saya kehilangan banyak waktu untuk beristirahat, kehilangan banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan yang saya ambil, kehilangan juga beberapa momen yang seharusnya bisa saya nikmati....

Happy Holiday.. see you soon




Friday, December 19, 2014

Hans : Peri Penjaga Mimpi


 Inilah Hans, Peri penjaga Mimpi. Tidak seperti peri lainnya, Hans tidak mempunyai sayap. Dia hanya mempunyai seruling untuk melaksanakan tugasnya. Ketika malam menjelang, Hans akan meniup seruling di atas bukit di Hutan Pururu . Suara merdu seruling Hans mengantarkan semua penghuni hutan masuk ke alam mimpi. Dengan serulingnya, Hans juga menjaga agar hanya mimpi yang indah saja yang menemani tidur malam penghuni hutan Pururu.



Terus terang, saya kesulitan setiap kali akan membuat boneka cowok, karena saya tidak mau ke pinterest dan googling ketika akan membuat Hans, jadinya saya main di tempat lain.
Di soompi dan devianart , saya ga nemu idenya. Di devianart banyak sih anime cowok-cowok, tapi kok ya ga dapet feelnya ya. Di soompi banyak avatar lucu-lucu, tapi saya ga sreg.
Akhirnya saya banting setir ke dramabeans and so on..dan dari sinilah karakter Hans penjaga mimpi bermula.

PINOCCHIO
Drama penutup tahun yang excellent... prematur sih baru 12 episode, tapi sejauh ini sih ceritanya bagus..
Ga ngereview.. coz blum selesai. Jadi seperti biasa, saya fokus pada hal-hal kecil.
Di episode 3 atau 4 lupa saya, ceritanya In Ha mau melakukan tes wawancara uintuk menjadi reporter. Dal Po menawarkan mimpi indahnya sebagai jimat keberuntungan kepada In ha. Ga free coz dia menjualnya sebesar 5000 won..hahahahaha..nah In ha setuju membelinya, sebagai tanda jual beli, dicomotlah kancing baju dal po , sama In Ha dijadikan kalung.
Dannn...hanya beberapa hari kemudian, ini kalung kancing langsung dijadikan produk komersil.. begitu cepat pasar merespon kesempatan yang nampak.
Huhuhuhu..pengen banget Pururu bisa jadi cameo di film atau iklan atau video klip..mungkin penulis skenario, produser, sutradara...mampir di sini .. hahahaha but who knows ? cross finger..
Ide penjual mimpi sepertinya bagus, tapi masa peri jualan mimpi ? akhirnya saya ganti jadi penjaga mimpi.
Ide penjual mimpinya buat pururu seri berikutnya..untuk cerita serombongan sirkus mampir di negri Pururu , ada Pak Pimpi, si penjual mimpi..noted...



 Oke.. selanjutnya adalah mencari bentuk badannya.
Boneka cowok susah, karena rambutnya modelnya gitu-gitu aja, bajunya apalagi.
Jadi, karena sudah buntu sama devianart, saya akhirnya cari drama yang banyak cowoknya..
Dan taraaaaa..dapet school 2013.

SCHOOL 2013
Saya sebenarnya ga suka dengan drama tentang anak SMA, karena kalau nonton drama begini saya jadi menyesal, napa dulu waktu SMA isinya belajar mlulu..harusnya nakal dikit ga papa..masa muda kurang bahagia hehehehe...
CERITANYA
School 2013 bercerita tentang guru dan muridnya..seperti biasanya konfliknya ya tentang anak-anak yang nilainya kurang plus permasalahan ala anak SMA.
Saya nontonya loncat-loncat karena sebenarnya fokus sama para cowoknya. Dan buat saya drama ini serasa jackpot karena ada Lee Jong suk sama Kim Woo Bin.
Ada beberapa adegan dan kalimat yang touching, adegan Guru Jung ( Jang Nara ) yang memukul tangannya dengan tangan para muridnya ( Guru Jung memegang tangan muridnya lalu tangan murid itu dipukulkan ke tangannya. Jadi seolah-olah muridnyalah yang memukul gurunya ) adegan ini sempat membuat saya mbrebes mili..hiks..dan beberapa kalimat yang saya suka adalah :

" Kitalah yang menciptakan mereka, kita, para guru, orang tua dan sistem yang membentuk mereka, jadi kenapa harus menyalahkan mereka ?" ( ini kalimat yang diucapkan Guru Jung ketika tangannya melepuh merah karena dipukul oleh tangan muridnya. Dalam adegan ini, Guru Jung ibarat  tidak memukul anak-anak, tangan Guru Jung yang kecil itu kalau buat memukul murid-murid sih ga akan berasa, jadinya Guru Jung-lah yang dipukul anak-anak..duh ini adegan sungguh membuat saya mberes mili, mana Jang Nara kurus kecil banget, tangannya jadi merah-merah..)

 " Kemana lagi seorang guru akan pergi kalau tidak ke sekolah..."

" Kita belajar bukan untuk menjadi lebih baik dari orang lain, tapi kita belajar untuk menjadi lebih baik dari diri kita yang kemarin "...mantap quotenya..

Nonton drama ini membuka mata saya, tentu saja anak SMA punya masalah mereka masing-masing, ada yang melewatinya dengan mulus, ada pula  yang melewatinya dengan berdarah-darah, semuanya itu proses, kadangkala kita orang tua dan guru ingin membentuk mereka sedemikian rupa, karena sistem atau lingkungan membuat standar mana yang baik dan yang tidak baik. Seringkali kita mengabaikan bahwa semuanya butuh proses, mereka anak-anak muda juga butuh ruang mengeksplor diri. Tentu saja mereka keras kepala, yang bisa kita lakukan adalah menjaga mereka, menyediakan tempat seandainya mereka sadar salah melangkah lalu kembali kepada kita.
Saya suka karakter Guru Jung dan Guru Kang di drama ini, saya suka adegan mereka yang penuh kasih kepada murid-muridnya...saya suka bagaimana mereka memberikan rasa nyaman seperti berkata " It's ok, kalian bisa percaya kepada saya, semua akan baik-baik saja "
Suka bagaimana mereka selalu mengajak muridnya makan terlebih dahulu sebelum mengantar mereka pulang.
Mudah-mudahan ada banyak guru seperti ini di dunia nyata.
Nonton drama ini juga mengingatkan saya pada anak-anak saya ketika saya menjadi mentor dulu.
Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan mereka. Time flies...waktu itu mereka masih SMP, cueknya setengah mati, saya dulu sampai harus bekerja keras untuk menarik perhatian mereka, ketika bertemu lagi, mereka sudah lebih dewasa, dan saya terharu, mereka masih mengingat saya. Beberapa sudah tamat dan bekerja, lainnya lagi sudah kuliah..ahhhh...miss you all kids..
Anyway, meskipun ada Jong Suk dan Woo Bin, saya ga dapet feelnya .




 Saya malah tertarik sama gesture Guru Kang ( Daniel Choi ), kakinya panjang dan setiap kali pakai Jas kok rasanya panjang jasnya di atas rata-rata, jadinya saya bikin aja Hans yang pakai coat panjang, maunya bikin yang kakinya panjang tapi kok selalu ga bisa..memang ga bakat duplikasi



 Dan inilah Hans...bagian paling susah itu rambutnya, coatnya sama sepatunya...



Oh.. dan satu lagi..suka sama Broomance di drama ini  ...love these boys...







Sunday, December 14, 2014

Raphelia, Peri berambut Salju


Meet Raphelia, Peri di Negeri Pururu berambut Salju.
Raphelia adalah peri yang bertugas sepanjang musim gugur sampai musim dingin berakhir, tugas Raphelia adalah menjaga agar semua proses alam selama musim gugur dan musim dingin berjalan lancar.  Raphelia bangun ketika musim gugur dimulai, dan kembali tidur ketika musim semi menjelang.
Raphelia berambut putih seperti salju, rambutnya akan berubah menjadi coklat ketika musim dingin akan berakhir, itu tandanya Raphelia akan tidur panjang dan bangun lagi di musim gugur berikutnya.
Suatu hari , beberapa minggu sebelum musim dingin, tiba-tiba beberapa helai rambut salju Raphelia berubah menjadi coklat ? ada apa gerangan ?


Saya menghindari google dan pinterest ketika mulai membuat Pururu. Kalau googling dan main di pinterest sebelum membuat Pururu, saya jadi mudah terbawa, dan saya tidak suka terbawa. Apalagi kalau sampai tergoda menduplikasi.. duh saya ga suka, walaun sempurna duplikasinya..duplikasi tetaplah duplikasi.. tidak original..
Jadinya saya lebih suka main di soompi, devianart atau tempat-tempat lain deh.. yang ga ada hubungannya dengan craft...sekalipun akhirnya nanti membuat Pururu yang mirip-mirip sama yang saya lihat di tempat-tempat tersebut, setidaknya Pururu saya tidak bisa dibandingkan, karena beda genrenya hahahaha.. ngeles.com.

Anyway, Raphelia adalah satu dari seri Peri Pururu part 2. Part 1 nya udah terkirim.
Ide awalnya karena saya kehujanan sepanjang hari, kehilangan dompet dan marathon ke kantor Polisi selama 6 jam...bayangkan betapa rempongnya bolak-balik ke kantor polisi sambil bawa Tuan Muda...oke.. ga ada hubungannya sama craft :p

Setelah akhirnya bisa mengeringkan diri di rumah, saya rebahan sambil mendengarkan lagu..dan lagu ini yang diputar.. lagunya itu OST drama korea My Girlfriend is a Gumiho judulnya Fox Rain, yang main Lee seung gi sama ga tau ceweknya siapa. Karena saya ga nge-fans sama Lee Seung Gi.. saya sebenarnya ga terlalu ingat ceritanya. Cuma ingat kalau Gumiho itu siluman rubah yang beekor sembilan. Seingat saya, yang jadi gumiho itu wajahnya polos dan tanpa dosa...jadinya cantik yang sederhana, dari sinilah Raphelia lahir.

Awalnya Raphelia mau saya buat pakai baju putih, polos aja gitu, tapiiii..seperti biasa, kalau dikonsep malah ga jadi, akhirnya baju putihnya saya potong dan jadilah rambut saljunya Raphelia.
Karena males jahit rumit-rumit, saya buat bajunya ditempel aja..walaupun sama ribetnya karena harus motong satu-satu buat gaunnya, dijahit dikit aja pinggirnya . Bagian atasnya saya pakai pita yang disimpul dan dililit.. taraaaaa....jadinya Raphelia.
Oh, dan nama Raphelia ini juga terinspirasi dari OST-nya..jadi di lirik lagunya yang terakhir, ada lirik yang simpel..tubi du bi du rafa tubi du bi du rafa tu bidu bidu tu bidu bidu tu bidu bidu rafa.... nah rafa itulah yang akhirnya jadi Raphelia...







Wednesday, December 10, 2014

TUTORIAL RAMBUT SINGA





Posting Tutorial, biar kaya blognya crafter dikit hahahaha....
Sebenarnya membuat Pururu yang berambut selain dari flanel itu agak ribet, kalau dari flanel kan tinggal gunting-gunting aja, kalau dari tali kur atau benang wol mesti ada prosesnya dulu. Tapi jadinya boring kalau cuma dari Flanel..Nah cerita awal rambut singa juga ada di blog in..scroll sendiri ya..
Jadi, yuk cap cus bikin rambutnya...bahannya cuma tali kur , jarum, kekuatan tangan dan sedikit atau banyak juga boleh, rasa frustasi yang ingin diluapkan...hihihihi


Step 1 : Bruduli tali kur...kalau sudah, bruduli lagi, jadi brudulinya 2 kali

 Step 2 : pakai jarum, atau tusuk gigi, atau apa aja deh yang bisa digunakan untuk mencabik-cabik tali kur yang sudah dibruduli, atau pakai tangan juga bisa, pada proses ini, mari meluapkan segala frustasi sekuat tenaga, sambil mencabik-cabik silahkan menumpahkan emosi anda...lebay.com




 Step 3 : Setelah setengah jam..cuma dapet segini..emang susye nyasaknya..apalagi kalau pakai iklan



 Step 4 : Tempel di kepala boneka, sambil disuwir-suwir biar rata




Step 5 : Rapikan..jadi deh


Selamat mencoba ya guys...happy crafting, Fighting ^^

Monday, December 8, 2014

My World, My rules


Minggu kemarin saya stres berat. Saya berkejaran dengan waktu mengerjakan beberapa deadline, maunya beberapa hari sebelum tahun baru , semua orderan sudah kelar, dan saya bisa fokus mengerjakan naskah buku saya. Tapi rencana tinggallah rencana, ternyata tahun ini saya harus menutupnya dengan tenggelam di beberapa tanggal deadline.

Edisi Pururu ini salah satu yang membuat saya stres tingkat dewa.
Saya tidak pernah sekalipun membuat konsep jauh-jauh hari tentang Pururu, saya tidak bisa melakukannya. Setiap kali saya mengkonsep, hasilnya selalu hancur mengerikan.
Pururu seri ini sebenarnya adalah orderan hampir sebulan yang lalu.
Untuk Pururu, saya tidak pernah mau menerima Transferan lebih dahulu sebelum 1 contoh saya publish, alasannya karena saya tidak bisa membuat Pururu dibawah tekanan.

.
Setiap kali mengupload Pururu, inbox dan bb saya selalu sibuk sendiri, bunyi sana-sini... setelah saya infokan kalau Pururu yang saya upload sudah ada yang punya, saya diprotes.
Ada beberapa customer yang memang berkali-kali saya tolak karena setiap kali saya upload Pururu saya selalu sudah terjual, kali lain setelah saya mengiyakan orderannya, ternyata customer ini mengcancel setelah deal dengan saya. Stres pertama...

Beberapa customer protes dan meminta saya agar mengupload Pururu 1 seri sekaligus, sehingga mereka juga diberi kesempatan untuk memiliki Pururu. Stres kedua...

Beberapa inbox bertanya dan meminta saya membuat boneka pengantin dan karakter foto. Stres ketiga

Mau tidak mau saya sebenarnya terbebani juga dengan hal ini, jadi ketika mengerjakan Pururu yang seri ini, saya sempat tertekan, saya hampir menangis ketika membuat satu boneka Pururu.....ga ada di sini fotonya, terhapus..tapi sempat saya posting di instagram,
Rasanya ga dapet feelnya..ga hidup dan ga kelihatan jiwa pururunya...jadinya saya stop dan tidak melakukan apa-apa sepanjang hari itu.
Besoknya saya mulai lagi dan barulah mendapatkan feel yang tepat.

Kesimpulannya : Saya tidak bisa membuat Pururu di bawah tekanan.
Untuk selanjutnya, request Desember-Januari adalah Request Pururu yang terakhir, selanjutnya saya usahakan mengupload semua seri Pururu bersama-sama, jadi setiap calon customer akan mempunyai kesempatan yang sama.
Demikian juga untuk request felt painting...sangat tidak mungkin membuatnya dibawah tekanan terlebih lagi saya termasuk lambat dalam mengeksekusi tema.
Sekalipun ada request, saya akan mengerjakannya sesuai versi saya..
Jadi Pururu Lovers...dengan segala kerendahan hati dan kekurangan saya, saya minta maaf, saya tidak bisa membuat Pururu dengan segala tekanan, saya juga tidak bisa membuat boneka pengantin, saya tidak bisa membuat boneka dengan karakter yang ada di foto, saya juga tidak bisa menduplikasi boneka sesuai contoh. Pururu saya , ya yang saya mau..dengan segala kekurangannya.






Wednesday, December 3, 2014

MY PUPPY BOY



 Oh Puppy... cute hah..
Welcome to Pururu Land... ini adalah boneka cowok pertama saya. Sebenarnya saya juga pernah membuat Pururu Flat yang cowok..cuma jadi 2 biji.. hahahaha
Bikin cowok itu menurut saya susah..coz model bajunya itu-itu doang, model rambutnya juga.. Tapi gegara nonton Seo In Guk di High School King, jadinya kok pengen bikin.
Enaknya kalau jadi crafter, semuanya bisa jadi alasan mencari inspirasi hahahaha.. mekso.com

Saya baru selesai nonton Miss Korea yang menginspirasi saya membuat Pururu berambut singa.
Drama berikutnya adalah High School King..
Ceritanya... tentang anak sma yang terpaksa menggantikan kakaknya sebagai direktur  di sebuah perusahaan. Konfliknya ya tentang bagaimana anak sma berumur 18 tahun harus menjalani hidup ganda sebagai seorang direktur berumur 28 tahun.

Seperti biasa, saya sudah tamat membaca rekapnya dulu. Jadinya saya nontonnya loncat-loncat.
Kesannya...mmmm.. Seo In Guk brilliant di drama ini. Kalau di answer me 1997 jadi anak sma-nya karakternya masih agak jaim, di sini dia lepas banget.. khas banget anak sma-nya, dan dia sepertinya menikmati adegan mengumpat di sepanjang film.. abisnya mengumpatnya fasih banget.. khas anak-anak SMA.. hahahaha..
Skip cerita dan pemainnya ya... yang saya suka dari drama ini adalah scene-scenenya..
Ga tau TvN ini pakai kamera apa.. sudah sejak Queen In Hyun Man, kayanya filmnya jadi ada vintage-vintagenya.. saya suka.. dan ini ada beberapa scene yang touching..



 Ini adalah adegan pengakuan cintanya Min suk.. Saya suka bagaimana kamera mengambilnya.. Ada jeda senyap sebelum dialognya, dan ekspresi mereka...priceless


Yang ini daleeeeemmmm banget. Ini adalah scene ketika Min suk cedera bahu dan diperkirakan tidak bisa bermain hoki lagi. Karena frustasi Min Suk berlatih sepanjang hari di lapangan sekolah. Di adegannya tampak 2 sahabat Min Suk yang setia menemani walau hujan deras, Min Suknya nangis, dan Yoo Ah, cewek yang naksir dia nungguin di pinggir lapangan.. Hurts...

Ini adegan ketika So Young membuktikan kalau tidak ada yang tidak bisa.. sumpe deh TvN ini pakai magic apa.. aura ketika adegan ini.. menghangatkan hati.. idiiih bahasanya.. ga percaya, nonton sendiri deh.. setelah ini ada scene mereka yang duduk jongkok berdua berteduh dari hujan.. scene itu cute banget..tapi ga nemu capturenya ntar deh diupdate lagi kalau dah nemu.

Daaaan.. inilah cowok yang mendorong saya membuat Pururu versi cowok..
Tentu saja ga bisa mirip dia, coz saya memang ga bikin dia..


Tadinya alisnya juga mau dilurusin, tapi  kok malah aneh, jadinya alisnya pakai caping aja. ini rambutnya ditempel satu-satu..agak ribet sih sebenarnya...tapi tetep cakep kan???? saya sukaaaa.
Jadiii mami bikin boneka by request foto nih ? No.. Nope
Bikin boneka profesi ? mmmm.. boleh, tapi versi saya ya... no compare..
Bikin wedding doll? Nope...untuk saat ini tidak..selamanya mungkin juga tidak..but who know...