Saturday, November 29, 2014

Jahit VS Lem Rosebud ( Lagi )



Sorri.. ga akan ngomongin soal Fp ya guys.. saya udah mabuk FanPage tahun lalu.. silahkan cap cus ke grup Happy House Crafter kalau mau tahu tentang Fp. Lengkap dah di sana..

Saya kali ini mau bercerita tentang rosebud .. Bukan rosebud versi jahit dan lem ya.. tapi rosebud versi JUMPUT.. Hahaha.. versi apalagi itu?
Jadi saya sedang belajar membuat rosbud mini uk 1 cm dari pita 1 cm yang mustahil dikerjalan dengan versi jahit.
Pakai yang versi lem, jadinya ga bagus.. akhirnya coba-coba.. dapatlah saya versi jumput. Gimana caranya ? ya dijumput.. Tutonya dong... ga bisa.. dan ga akan dibuat tutonya, kecuali kalau ada yang mau rekam. soalnya ga bakalan mudeng kalau di foto step per step.. atau main ke rumah saya aja deh.. ntar saya ajari semuaaaanya...

Versi jumput ini ternyata luar biasa, setelah berhasil membuat uk.1 cm, saya coba pakai pita 2,5 cm dan taraaaa jadilah rosebud uk. 3 cm yang bentuknya serupa !!!!!
Membuat rosebud dengan bentuk yang serupa pakai teknik lem bagi saya bagaikan neraka, ga pernah dapet feelnya dan hasilnya pasti ga sama satu dengan yang lain. Makanya saya ga pernah menjual yang versi lem.
Tapi dengan versi jumput ini, terlihat serupa satu dengan yang lain.
Dan yang mencengangkan, pita yang dipakai untuk menghasilkan rosebud 3 cm itu sangat pendek !!! kurleb 35-40 cm !!!
Huwahahahahaha.. bayangkan betapa komersilnya rosebud versi ini.. membuatnya cepat, terlihat serupa, modalnya cekak pulaaaa..
Dan saya akhirnya galau....
Pengen membuat yang versi ini biar harganya murah dan tentu saja banyak yang mau.. siapa yang ga mau harga murah ?
Struggle.. akhirnya saya membuat percobaan dulu.. gencet sana-sini apakah ini rosebud berubah bentuk, stalking sana-sini, rewind apakah pangsa pasar saya cocok?
Dan.. akhirnya keputusan saya.. saya ga akan menjual yang versi ini.. mengapa ?




Pertama, Rosebud versi Jumput ini bawahnya kopong..versi lem juga sih.. tapi kopongnya ga serapuh yang versi jumput. setelah dicoba, ini akan bermasalah di pengepakan. You know, kalau di ekspedisi di gencet sama barang lainnya yang beratnya bisa lebih dari 50 kg.. ini rosebud bisa gepeng dan ancur bentuknya... nah.. siapa yang tanggung jawab ntar kalau ada customer komplain.. Packingya pakai dus dong mam.. iyaaa kalau customer mau kena volume ya....banyak ga maunya daripada maunya xixixixi..



Nah, Rosebud versi jahit, bawahnya padat dan berisi, sudah saya coba gencet-gencet... bentuknya tetap dan keras, jadinya walau ada juga resiko berubah bentuk sewaktu pengiriman, setidaknya resiko itu kecil, ga sebesar yang versi jumput.

Kedua, ini subyektif ya... mengandung unsur promosi juga..
Versi jahit menurut saya lebih berkelas.. soalnya bentuknya itu khas, sejauh yang saya coba.. saya bisa mengenali rosebud itu dibuat pakai lem atau dijahit hanya dengan melihat lipatan kelopaknya.. dan yang penting.. customer saya adalah para broker dengan pangsa pasar end user.. jadi kayanya mereka lebih nyaman dengan yang versi jahit.

Bukan berarti yang versi lem itu ga bagus ya guys.. ntar diprotes crafter lain saya. Yang saya ceritakan ini adalah versi saya dan pertimbangan saya. Mungkin saja crafter lain yang spesialis versi lem menemukan cara packing yang tepat jadi rosebudnya tetap cantik walaupun melewati keganasan ekspedisi.. jadi jangan skeptis dulu... no heart feeling..:)

HARGANYA ...
Sewaktu Saya ganti Dp di BB pakai rosebud mini yang versi jumput lengkap dengan harganya yang tentu saja jauuuh lebih murah daripada rosebud 2 cm... ya iyalah.. ukurannya aja ga sama..
Ada yang langsung bbm saya, selain order yang mini, nanya juga yang ukuran 3 cm.. saya jawab 20 ribu / lusin.. beliau langsung nawar dan memberikan informasi kalau ada yang menjual jauuuuh lebih murah dari saya...waaaah.. ayo dibully mami..hahahaha...
Jangaaaaan... dilarang bully membully kalau berurusan dengan saya.. saya jelaskan kalau harga saya harga yang rasional untuk yang versi jahit... baru deh saya cari mana OS yang menjualnya jauuuh lebih murah..
Dan... ketika sudah nemu... baru saya ngerti.. tentu saja ownernya bisa menjual dengan harga sedemikian, wong rosebudnya dibuat dengan pita 2,5 cm ...
Lha kok bisa lebih murah ?
Mari kita berhitung :
Versi Jahit uk. 3 membutuhkan pita 4 cm dengan panjang 65 cm ( harga pita semeternya 2000.. saya pakai harga meteran aja ya ) jadi biaya material mentahnya kurleb :  1300...
Versi jumput ( saya tidak tahu si owner pakai versi apa ) uk. 3 cm pakai pita 2,5 cm panjang 40 cm ( harga pita semeternya 1500 ) : 600 rupiah..
Nah separuhnya lebih kannnnn...

Jadi jangan langsung nyap-nyap ya.. teliti dulu sebelum menghakimi.
Kalau begitu.. boleh dong yang versi jumput ini dijual dengan harga versi jahit...
Boleeeeh.... kalau anda ga punya hati nurani...
Bagi saya berbisnis itu juga harus jujur.. walaupun customer ga ngeh .. rasanya kok kita berbohong ya.. saya tidak suka berbisnis dengan cara itu.. ga bisa tidur bok....
 

Harga tentu saja harus serasional mungkin sesuai dengan pangsa pasar kita... mau ambil keuntungan 100 % , 1000 %.. boleh-boleh saja...pasar nanti yang akan mengeliminasi...
Anyway....para broker yang sedang mencari aplikasi.. silahkan lebih teliti sebelum membeli.. sesuaikan dengan pangsa pasar yang anda tuju... dan yang lebih penting.. lihat dulu isi dompet anda...









Thursday, November 27, 2014

Duhai Crafters.. mari menjadi "sesat" seperti saya

 Menjadi sesat itu menyenangkan loooo... memuaskan rasa penasaran dan kalau beruntung menemukan kunci menuju kesejahteraan dompet hahahahaha...
Seorang crafter, sejatinya tangannya menjadi gatal kalau melihat hasil karya yang menggelitik angan-angannya...apalagi kalau sedang booming di pasar .. money come first.. heyyy..saya crafter realitis yang materialistis.. hidup di dunia ini menjadi matre adalah hal yang paling rasional untuk bertahan hidup..

Bisa ga ya bikin kaya crafter A, masa sih ga bisa bikin kaya gitu? ah... kelihatannya gampang... coba ah.....
Kalimat-kalimat seperti itu pasti ada di benak seorang crafter, tak peduli aliran mana yang mereka anut. Setujuh????

Saya juga seriiiiiing banget tersesat dan menyesatkan diri hehehehe..
Awalnya ya karena penasaran, selanjutnya ambil apapun sejangkauan tangan. Saya ini crafter yang paling males mencari tutorial, oke.. pelit juga karena searching itu kan makan kuota .. :p
Jadinya dalam menuju jalan yang " sesat "  saya memperlengkapi diri  dengan ilmu memandang, pandanglah karya itu dan buatlah seturut hatimu..i'm crafter with no rules..
Dan inilah beberapa jalan " sesat " yang saya pilih.

RAJUT....saya sudah merajut sejak jaman SD, tapi rajutan saya tidak pernah selesai, palling pol saya membuat karet rambut. Rajutan terbesar saya waktu itu adalah tas selempang kecil yang bentuknya ga karuan..dan foto di atas adalah bukti kesesatan saya..cuma bertahan 2 minggu, abis itu balik lagi saya ke jalan yang benar.. alasannya simpel.. merajut itu membuat ngantuk..daaaan.. saya selalu salah membaca pola, hasilnya belepotan dan ga sama satu dengan yang lain



 PITA DAN KAIN SATIN
Inilah kesesatan saya yang buahnya manis..dulu sewaktu bucket belum booming, yang bisa membuat rosebud dan rose-rose lainnya itu kuereeeen banget...
Jadinya saya menantang diri saya untuk membuat nya.. Jangan salah, melibatkan banyak perasaan frustasi di dalamnya sebelum berhasil membuka kotak pandora dan menemukan rahasia di dalamnya. Kepo ? cek ceritanya , klik di sini... sttt postingan ini luar biasa lo... hampir 5000 lebih yang melihatnya :)


 Dannn.. ketika bucket sudah booming, jadilah rose-rose saya mulai mendatangkan uang.. see kesesatan bukan selalu merugikan bukan ?


Ini Rolled rose saya yang pertama.. masih belum rapi...rolled berikutnya, cari di postingan di blog ini deh.. ada kamus per-mawaran di sana :)



 Ini adalah karena penasaran membuat kanzashi yang ada melungkernya itu...dan saya pertama kali membuatnya dari flanel, bukan dari kain satin.. cantik kan ? ada juga ceritannya di blog saya.. cekidot..


 TOPPING
Menjelang lebaran... topping-topping juga laris.. saya juga memanfaatkan kesempatan itu.. tahun lalu masih sempat menjual topping-topping, tahun ini saya ngeroll pita teruss... 


PURURU
Dan inilah kesesatan saya yang berujung dengan penemuan jati diri.. saya membuat Pururu-pururu sedikit demi sedikit.. dan kesesatan yang ini bukan karena melihat karya crafter lain.. somehow,ketika mengambil flanel dan menggunting-gunting, yang selalu saya buat adalah bentuk-bentuk boneka seperti ini.. daaaannnn.. serasa menemukan rumah...jadilah aplikasi Pururu, lanjut ke boneka Pururu, lanjut ke felt painting..
See, menjadi " sesat " untuk saya itu perlu.. bagaimana dengan kalian ?




Wednesday, November 26, 2014

Drama Korea citarasa Sinetron Indonesia


 Alert !!! buat Minoz, sebelum melanjutkan membaca, diharapkan menarik nafas dalam-dalam dulu or leave it now !! Tulisan ini akan membuat panas telinga .. i'm warning you..

Sebelum drama ini dimulai, tentu saja promosi sudah dimulai sejak pemilihan pemainnya. Para Minoz tentu saja bersorak gembira, Min Ho akan main drama baru setelah dramanya Faith.
Saya pribadi bukanlah Fans dari Min Ho, jangan salah, saya bukan Haters juga bukan Minoz, jadi saya harap apa yang saya tulis ini bisa dipandang sebagai pihak yang netral :p
Castingnya.. well lihat saja sendiri.. semuanya cantik-cantik, ganteng dan bening-bening, beberapa wajahnya sudah familiar di drama korea, beberapa merupakan pendatang baru.
Ceritanya... adalah bagian terburuk yang pernah saya lihat. Jadi drama ini bercerita tentang seorang anak yang lahir dari istri kedua dan berusaha mendapatkan pengakuan bukan hanya dari sang ayah, juga dari sang kakak dan lingkungannya.
Yang saya tidak suka adalah, konfliknya seputar bullying di sekolah. Saya sungguh tidak suka dengan bully, dan bully membully ini adalah ciri khas sinetron indonesia.. OMG... padahal ini drama menghabiskan budget yang besar.. sayang banget ga di dukung dengan plot dan konflik yang lebih elegan.
Adegan-adegannya.. Sinetron banget deh pokoknya...
Min Ho juga sempat dikritik karena mengambil drama ini. Tapi katanya waktu itu dia ingin bermain sebagai anak SMA untuk terakhir kalinya.. wrong decission..:(
Saya juga tidak suka dengan Park Shin hye di sini.. dia lebih brilliant di You're Beatifull atau di Pinocchio yang sekarang sedang tayang.
Yang saya sedikit suka adalah konflik antara sang kakak dengan pacarnya. Adegannya cuma sedikit, dialognya tidak banyak, tapi semuanya perfect dan dalem.




Dan ada Kim Woo bin di sini, karakter yang dimainkan saya tidak suka, tapi saya suka dengan gesturenya..
punya ciri khas dan meninggalkan kesan.. ceilee...

Bagian terbaik dari drama ini menurut saya adalah dream catchernya .. langsung booming di kalangan anak SMA dan kuliah, saya suka dengan filosofinya, suka juga dengan warna dream catcher yang jadi ikon di drama ini.

Anyway, buat Minoz ini drama sih perfect, buat saya nilanya 5 dari 10.. Yang mau nonton sinetron indonesia di Drama Korea silahkan menikmati Heirs

Saturday, November 22, 2014

DRAMABEANS : Gue Suka Gaya loe..

Saya stalker dan reader sejati web dan blog yang merecap  K-drama.
Setiap malam setelah nge cek inbox , komen dan jadwal postingan FP, saya langsung meluncur membaca recap K-drama yang terbaru.
Dramabeans, Soulsrebel, koalasplayground adalah 3 prioritas yang saya tuju.
Ada juga couch kimchi atau jooni, tapi jarang -jarang saya mampir di sana. Kalau di soompi sih , kalau saya lagi setresss nongkrong di sana, coz soompier itu ekspresif.. yaaa.. 11-12 menuju gila hahahaha...

Dari ketiga tempat favorit saya, Dramabeans adalah web yang paling ramai pengunjungnya. Saya sudah menjadi Beanie ( Sebutan bagi Dramabeans reader ) sejak kutukan Secret Garden melanda dunia.. wkwkwkwk lebay.com
Sebenarnya membaca rekap di Dramabeans butuh konsentrasi tinggi. Karena dari ketiga tempat itu, bahasa Dramabeans adalah Bahasa Inggris kromo inggil alias Bahasa Inggris yang dipakai kasta tinggi,, hahaha piye yo menjelaskannya.. pokoknya Bahasa Inggrisnya bukan bahasa yang dipakai sehari-hari deh... lain dengan koalasplayground atau softy di soulsrebel yang bahasa inggrisnya mudah dimengerti.
Tapi saya suka dengan cara para recapper menulis review dramanya, suka juga dengan diskusi para readernya.
Site Dramabeans menurut saya juga yang paling "bersih", tidak pernah ada artikel tentang gosip di sana, kalau gosip, koalasplayground biasanya update.

Dramabeans juga sangat profesional, sitenya selain memuaskan dahaga para k-drama lovers, juga paling tertib memasang iklan, ga bikin sakit mata yang mampir di sana, ga juga bikin sebel dengan iklan pop up..
Dan diskusi para readernya.. Luar biasa, satu episode drama bisa menghasilkan 200 komen bahkan lebih, dan yang dibahas berbobot, ga hanya membahas aktor-aktris yang main, mereka juga membahas ceritanya, detailnya, penulis dan sutradaranya juga dibahas. Komennya berkelas dan santun,  jika ada yang rusuh atau nyiyir, para reader yang lain dengan sangat sopan mempersilahkan si "nyiyir" untuk leave chat.
Saya suka...

Dramabeans dijalankan oleh dua runner, Javabeans dan Girlfriday, uniknya mereka bahkan tidak tinggal di Korea, mereka tinggal di Amerika, satunya di seattle satunya lagi di New york.
Kalau Ockola di koalaplaysground adalah seorang pengacara, Javabeans dan Girlfriday adalah mantan jurnalist dan editor , makanya tulisannya apik dan grammarnya hohoho.. perfect.
Mereka berdua ini misterius , tidak mengekspos kehidupan pribadi mereka, nama sebenarnya pun ga ada yang tahu...bikin readernya penasaran..termasuk saya.Bahkan ada yang mengira bahwa mereka sebenarnya satu orang karena gaya menulisnya yang hampir sama.
Saya juga suka dengan prinsip mereka. Mereka tidak menerima request rekap, tidak juga menerima komplain kalau rekapnya terputus ditengah-tengah episode, mereka menjalankan web mereka dengan aturan mereka, bukan karena permintaan pasar. Cek !

Recapper di Dramabeans bukan hanya Girlfriday dan Javabeans saja, ada juga yang lainnya, dan mereka semua ini direkrut dengan profesional, para recapper sebelum tulisannya tayang selalu discreening dulu oleh grilfriday, apalagi grammarnya..Girlfriday ahlinya. Dan sebelum diterima untuk merekap, mereka harus audisi dulu lho...

Dalam suatu wawancara dengan media korea , Javabeans bercerita bahwa dia memulai sitenya karena tidak ada site yang mengulas drama dengan detail, lama kelamaan, dia resign dari pekerjaannya dan fokus membesarkan dramabeans. Suka dengan kutipan wawancaranya kalo diterjemahkan kurleb begini.

" Awalnya adalah hobby, hobby yang membuat ketagihan. Tapi ketika kami mulai menjalankannya, kami mulai berpikir , kami juga punya tagihan yang harus dibayar, kami harus menaikkan view kami, kami juga harus bersaing dengan site lain yang juga melakukan hal yang sama ( Rekap), itulah motivasi kami ( menjadi profesional ). "

Anyway. Dramabeans bisa menjadi contoh bagaimana Hobby yang dijalankan secara professional bisa menghasilkan buah yang manis, bahkan dengan idealisme mereka ( ogah menuruti permintaan pasar ), Dramabeans selalu muncul di daftar pencarian pertama google kalau ada yang search pakai kata " recap " mereka juga sudah menerbitkan buku yang jadi best seller di kalangan K-drama Lover.

Satu-satunya yang saya kurang suka adalah, mereka kalah cepat dengan site lain dalam menayangkan hasil rekapnya. Tapi, itu bisa dimaklumi karena setiap rekap kan harus di screen dulu.
Meskipun demikian, Dramabeans tetap menjadi tujuan utama setiap K-drama Lover including me, meskipun sudah selingkuh dulu ke site yang lain. Hahahaha...






Friday, November 21, 2014

POLA PERTAMAKU


 Cantik ya....memuji karya sendiri.. :p saya suka sama yang ini.. simple, tapi kesannya mewah..


Saya akhirnya membuat pola.. horrrayyyy..MEMBUAT ya.. bukan ngeprint.
Kenapa ga ngeprint mami.. susah-susah amat..
Tujuannya sih sebenarnya satu. saya mau semua Pururu saya original, bukan hanya dari segi penampilan saja, saya mau semua proses yang melahirkan Pururu adalah ORIGINAL.
Sombong amat... biar saja, saya menghargai crafter yang menshare karya mereka di dunia maya, kalau semuanya dicomot begitu aja kok rasanya ga punya etika.
Eiitts.. jangan salah ya, saya juga menghargai yang punya prinsip ATM, sah-sah saja, yang ga sah adalah setelah memodifikasi lalu menghancurkan harga..

Dan perjuangannya dimulai. Saya ga pintar menggambar, pokoknya asal gambar aja, harusnya pola digambar di kertas bergaris kotak-kotak. Karena veve ga pakai lagi buku kotak-kotak, dan saya ga nemu juga di harta karunnya Tuan Muda, jadilah saya pakai kertas bergaris.
Ini penampakan setelah gunting-gunting ada mungkin puluhan pola yang ga simetris.
Kali ini saya mau Pururunya ga sama seperti generasi sebelumnya. Pasar akan jenuh kalau tidak membuat suatu yang baru. Jadinya kepala Pururunya saya modif, biasanya cuma lonjong, yang ini saya bikin agak chubby.
FYI, kepala Pururu sebelumnya tidak ada polanya, saya cuma langsung gunting aja.





 Dan inilah penampakan yang pertama. Rambutnya saya buat juga dari benang rajut. Karena cuma punya yang dari katun, pakai aja yang ada deh. Tutorial masang rambutnya ada. tapi seperti biasa, saya payah kalau disuruh manut tutorial, hasilnya, ini cuma saya ikat , dipasang seperti wig, trus di lem.



Saya maju membuat yang kedua, tapi rasanya aneh ketika membuat ini, Pururu saya sebelumnya selalu berbeda karakter satu dengan yang lainnya, tapi yang ini sepertinya hanya satu karakter saja , seperti satu orag berganti warna rambut dan baju. Sampai di sini saya mulai setresss..apa karena saya membuat pola ya...
Waktu saya share, beberapa teman memang mengatakan sama, jadinya saya coba membuat satu lagi, kali ini berbeda gaya rambutnya... daaaannnn..


 Inilah yang ketiga, saya give up. Tetap saja rasanya sama.. menurut teman-teman, mata dan bentuk kepalanya lah yang menyebabkan semua seperti satu karakter. Tapi saya mau mata dan bentuk kepala nya adalah ciri khas untuk boneka yang ini.
Anyway, saya break dulu deh.. ntar aja diakalin gimana caranya supaya bisa beda satu dengan yang lain. Kalaupun tetap ga bisa, ya wes.. pasrah... masih belum fix ini mau dijadikan generasi ke-13 atau mandeg sampai di sini. Galau .com













Monday, November 17, 2014

BBM naik..omzet harus naik dong..



Hai.. hai.. adakah yang galau dengan BBM yang naik ?
Sebagai emak-emak. sebenarnya BBM naik itu sudah pasti bikin budget dapur jadi kacau. Tapi, sebelum BBM naik, ni harga semua sudah pada naik, so.. ga ada gunanya juga protes, cepat atau lambat BBM juga sudah pasti akan naik. don't be galau, be fighting okeyy...

Sebagai seorang crafter yang jualan, BBM naik sudah pasti akan ngaruh pada harga Bahan Baku, itulah sebabnya kenaikan BBM sudah pasti akan berdampak pada urusan harga produk yang kita jual.
Jadi buat crafter yang sudah masang harga nyungsep.. nah loooo rugikah anda ? hehehehe..
Saya pribadi sudah menaikkan harga sebelum BBM naik, bukan karena BBM juga . Tapi karena harga lem yang berganti ga tanggung-tanggung., padahal rose-rose saya nyawanya ada pada lem itu.
Kenaikan harga tentu saja di sesuaikan ya. Pangsa pasar aplikasi rose saya adalah para broker, otomatis mereka akan menjualnya kembali. Harga saya sesuaikan dengan banyaknya orderan mereka. Harga yang order 2 lusin dengan yang order 1 gross tentu saja berbeda.

Sedangkan Pururu, karena pangsa pasar saya end user, harganya tentu saja berbeda dengan harga teman-teman yang menjual boneka untuk reseller.. dan Pururu saya limited lo....promo.com

Suatu hari, ada yang BBM saya, katanya harga saya ini termasuk murah.. masa sih ?
Karena penasaran saya gerilya .. ngintipin harga crafter lain yang juga menjual aplikasi rose. Karena banyak yang menyembunyikan harga sebenarnya, sejauh yang saya tahu, banyak crafter yang menjual aplikasi rose jauuuhhhh lebih murah daripada saya, dan harga ini dipublikasikan lhoo..

Galaukah saya, tidak...
Pertama karena saya yakin setiap hasil karya saya ada jodohnya, mau mahal atau murah semua ada jodohnya.
Saya ga suka menggunakan kata "murah" untuk promo produk saya. Bagi saya semua produk saya harganya "mahal" karena saya mencintainya.
Kedua, saya yakin customer sudah menstalking banyak OS sebelum memutuskan untuk order, itulah sebabnya jarang customer saya yang saya dapatkan dari FB, kebanyakan mereka langsung BB saya, karena tahu saya jarang ol. ( Mereka tahu karena sudah menstalking saya kan ?)
Lalu apa hubungannya stallking dengan orderan?
Banyak crafter yang menggunakan FB pribadi untuk berjualan sekaligus berkeluh kesah, saya sendiri juga sering bergalau-galau di akun pribadi saya. Tapi saya anti mengumbar masalah customer dan orderan secara vulgar di akun pribadi saya.
Kalau ditanya apakah semua customer saya "baik-baik" saja.. itu tidak mungkin, kita tidak bisa memilih customer yang datang. yang bisa kita lakukan adalah melayaninya dengan baik. That's the rule.
Adakah yang rese ? hit and run ? sudah di rekap menghilang , dsb? jawaban saya adalah " Sudah Lupa Tuh "
Prinsip saya adalah " Rekap dan Lupakan " setelah merekap dan memberi norek lengkap dengan nomor yang bisa dihubungi, saya lalu melupakan.. kalau tiba-tiba mereka transfer, saya dengan senang hati menjadwal ulang, kalau mereka tidak mau antri, refund, kalau mereka tidak ada kabar ya lupakan... beres kan..
Saya juga tidak pernah membahas bagaimana resenya customer saya di akun pribadi.. dan kalau diingat-ingat saya bersyukur customer saya tidak ada yang rese.. kalau dibilang bawel.. namanya customer ya mereka mau yang terbaik, wong mereka bayar..jadi bagi saya semua customer saya, baik yang rewel maupun yang pasrah, semuanya sama.. sama-sama saya cintai..
Memposting orderan atau perilaku customer di media sosial bisa menjadi bumerang bagi OS kita. Saya seringkali merekomendasikan crafter A atau crafter B kalau saya sedang Close Order, tapi kadang-kadang calon customer saya ogah order di crafter yang saya sebutkan.. rata-rata mereka takut kalau nanti mereka " disemprot" padahal mereka masih tahap nego.. nah lo...
Jadiiii....seiring dengan kenaikan BBM, ayo naikkan juga kualitas postingan kita, biar customer nyaman bertransaksi dengan kita, tanpa takut diumbar-umbar atau disemprot sebelum deal.. okeeeh...

Kedua,  selalu branding produk setiap hari
belakangan dikalangan crafter sedang booming dengan bucket bros yang dipadu padakan dengan brokat. Booming ini sebenarnya menguntungkan saya yang berjualan aplikasinya.. tentu saja seiring dengan boomingnya bucket, yang berjualan aplikasi juga semakin banyak. 
Saya selalu berusaha upload proses orderan setiap hari, kadangkala customer adalah "mesin pemaksa" yang paling efektif, sebagian besar rose-rose saya sebenarnya adalah hasil paksaan mereka, meminta saya membuat aplikasi yang berbeda-beda agar mereka belanja di satu tempat saja.
Saya senang karena, selain belajar.. saya juga dapat orderan hahahaha...
Branding setiap hari juga akan membuat produk yang kita jual menjadi berbeda dengan produk crafter lainnya..setiap upload foto, sertai dengan keterangan mengapa produk kita lain dari yang lain, branding setiap hari  juga akan berpengaruh terhadap alam bawah sadar semua penghuni FB, jadi ketika mereka mengingat tentang " Rose" yang mereka ingat pertama kali adalah " Mami Veve"... nah asiik kan...
Upload setiap hari, tidak takut di jiplak karyanya ?
Saya menunggu yang menjiplak ... kalau rose-rose mah.. ga bisa dibilang menjiplak.. kan yang nemu bukan saya.. saya juga njiplak..
Kalau upload Pururu.. saya menunggu yang menjiplak.. bukan dalam hal negatif ya.. saya penasaran.. kalau saya membuatnya tanpa pola, adakah crafter lain yang membuatnya sama dengan  saya ? apakah mereka membuat pola ? apakah hanya menggunakan ilmu memandang ? saya penasaran...

Anyway, be wise dengan update status anda, bahkan dengan menshare berita pun, bisa menjadi bumerang. Ibarat toko, wall kita adalah display produk kita.. jadi kalau BBM naik, mari naikkan juga kualitas postingan kita, seiring dengan kenaikan BBM, omzet kita juga harus naik... setujuuuh...

Saturday, November 15, 2014

PEMANASAN PURKEINSTEIN


Jadi ceritanya mau pemanasan sebelum sungguh-sungguh menjahit ...
Dapet DIY kit hadiah lomba Uji Nyali.
DIYnya membuat owl pouch, dan ini adalah item yang paling berharga yang pernah saya dapatkan.
Well, katakanlah saya pelit dan miskin.. hehehe.. sehingga ga pernah membeli paket belajar, padahal pengen banget, jadi ketika mendapat hadiah ini. rasanya.... jodoh itu tak lari kemana.. hahaha .
Sudah lama kepingin banget main dengan katun, tapi takut.. abisnya kalau kain cantik-cantik itu saya mutilasi tanpa persiapan matang, kok rasanya sayang ya...
Jadi ketika mau eksekusi DIY.. saya pemanasan dulu..
Isinya DIY

 DIYnya isinya lengkap pola, plus tutorial dan lengkap sama kain yang udah dipotong.. tinggal ikuti tutorial aja..
Dannn... you know,, saya ini paling ga tahan kalau membaca tutorial,huruf-hurufnya berasa berterbangan dan ga mau ditangkap otak saya hehehe.. lebay.com.
Jadinya saya skip-skip tutorialnya dan memperhatikan jenis tusuk apa aja yang akan dipakai..
1. Tusuk rantai..
Ini biasanya digunakan membuat tulisan, tapi saya berlatih dengan membuat kacamatanya Pururu... lumayan, kesulitannya adalah.. membuat sama persis bulatan kanan dan kiri, dan tentu saja kalau saya yang membuatnya sudah pasti ga akan sama :p



Kacamatanya pakai tusuk rantai
 2. Ladder Stitch atau jahitan tersembunyi, biasanya digunakan untuk menutup bagian terakhir jahitan sesudah dibalik dan diisi dakron, saya belatih dengan menyambung tangan pururu.



tanggannya nyambung pakai ladder stich, lumayan ga kelihatan sih, tapi masih belum rapi


 3. Selanjutnya tikam jejak.. ini buat menjahit sisi sisi kain katunnya nanti..

Hasilnya.. Purkeinstein ...Pururunya seperti frankenstein... jahitannya keluar sana sini.. tapi it's ok.. namanya juga masih belajar..
Anyway... yang saya pelajari ketika bermain kain katun yaitu :
1. Ukuran kain yang dipotong bukan ukuran sebenarnya.
Sudah biasa main di flanel, ukuran yang dipotong kalau pakai katun harus dilebihkan, sebagai bidang untuk menjahitnya. yang ini saya harus belajar membuat pola.. sigh..
2. Harus belajar menggambar..
Bukan hanya pola, tetapi ketika menjahit juga harus digambar dulu, soalnya saya suka penceng sana sini.. menurut kata hati.. bukan menurut kata kain hahahaha...
3. Katun lebih awet jika dibandingkan flanel yang mbrudul, mungkin selanjutnya Pururu mau pakai kain aja... tapi masih rencana, coz harus berlatih keras dulu..
Selanjutnya... ayo kita eksekusi DIY-nya.. ntar kalau orderan dah kelar semua... hadeeeeh....



Tuesday, November 11, 2014

Not Full Order



Percakapan dengan Customer beberapa hari terakhir,
C : Mba, Paketnya dah nyampe, makasih ya.. kapan bisa PO lagi..
Me : Sama-sama mba.. Desember ya mba.. bulan ini dah penuh. :)
C : Huwaa lama banget mba, bukannya barusan buka PO ?
Me : Iya mba, maaf..
C: Desember dah ada yang antri mba..
Me : Sudah mba.. tapi bisa aja ntar cancel kok :) kalao urgent di *** aja, ada ready stok kayanya.
C : Ga ah, sama mami aja. gpp deh, Desember ikutan antri. :) BTW, kok sempat bikin Pururu? kan lagi kejar target :)
Me : Saya kalau nerima orderan semampu saya mba..kalau dirasa sudah sesak.. saya langsung closed..biar sempat ngerjain yang lainnya.. kalo Pururu , saya ga tahan sehari tidak bikin.. rasanya kangeeen ( Why i'm talking this with youuu? )
C : Oooo.. ntar info lagi kalau dah desember ya mba...makasih..
Me : Sama-sama..

Dear Customer, terus terang saya tidak pernah menerima orderan yang melebihi kemampuan saya. Meskipun ada asisten, saya tidak menikmati kalau harus dikejar-kejar deadline. Sebisa mungkin saya menyempatkan waktu untuk istirahat, karena saya shift malam, jadi pagi -siang saya isi dengan beberes , main sama tuan muda, nyuri-nyuri kerjakan orderan dan tidur.

Kalau Pururu, saya rindu setiap hari, melihat matahari terbit, rasanya ingin membuat Pururu yang rambutnya orange, bau  tanah basah sehabis hujan , rindu membuat pururu yang pakai jubah, mencium bau sledri , pengen buat pururu yang pakai baju ij0-ijo.. call me insane.. i am.. ahahahhaha..
Anyway, saat ini sedang melirik kain untuk dikombi sama Pururu. ga tau kapan bisa bikinnya.. di stok aja dulu..
Dah setengah empat waktunya masak.. off dulu yahhhh

Friday, November 7, 2014

Setelah 3 tahun

Selama 3 tahun serius nyemplung di dunia craft saya termasuk rajin ikutan Kuis ini itu, GA ini itu, maupun lomba ini itu. Sebulan kadangkala hampir 10 macam Kuis,GA atau lomba yang saya ikuti, kadang ada yang nyantol, tak jarang satupun ga ada yang nyangkut.

Dari semua Kuis-kuis dan lain sebagainya itu, saya paling banyak mendapatkan hadiah dari Grup Penulis, sedangkan dari Grup crafter, saya juga sering mendapatkan hadiah, tapi bukan karena hasil karya saya.. kebanyakan kuis atau lomba yang saya menagkan di grup crafter selalu berkaitan dengan menulis..Hiks.. jadi bertanya-tanya, eksistensi saya sebagai crafter perlu dipertanyakan..

Lomba yang rutin saya ikuti adalah Uji Nyali, ada juga di Caem Nobar, tapi selalu saja sewaktu di Caem ada BDB sayana lagi sibuk ngapaiiin aja.hihhih sok sibuk...

Uji Nyali bagi saya sangat penting, seperti halnya mobil yang membutuhkan uji KIR atau uji kelayakan , saya juga membutuhkan tantangan dan triggers untuk mengasah skill saya. Apalagi untuk  crafter yang ga stabil seperti saya, uji nyali ini bisa menjadi alat agar saya " kembali ke jalan yang benar " hehehe..
Di Uji Nyali semua genre craft boleh ikutan, ga harus crafter aliran flanel, tapi yang rajut, jahit, patchwork atau aliran paper pun boleh ikut, jadi sudah jelas persaingannya adalah persaingan tingkat dewa. Awalnya Uji Nyali ini tidak berhadiah, saya senang dengan konsep tidak berhadiah ini. Tapi ternyata lama-lama ada sponsor jadilah mulai uji Nyali 2 dan seterusnya ada hadiahnya..
Dan inilah hasil karya saya mulai dari Uji Nyali kedua sampai yang ke 4

Ini karya saya untuk Uji Nyali ke-2, temanya Upcycling, karya saya yang ini sukses tenggelam dalam lumpur alias ga ada yang lirik.. hehehehe..
Jelas aja, saingannya para master jahit yang karyanya uhuk..uhuk saya sampai ga berani melihat albumnya lagi karena teriris-iris hati saya..



Di Uji Nyali yang ke-3, temanya adalah ulang tahun, karena HQ sedang berulang tahun waktu itu.
Ketika saya membuat Felt Painting ini, H2C juga sedang berulang tahun, jadinya saya nothing to lose waktu setor fotonya, walaupun ngarep juga sih, karena lombanya di bagi menjadi beberapa kategori.
Sewaktu Foto-fotonya di launching, saya sempat ge-er dan ngarep banget saya menang, terlebih karena saingan di kategori wall decor tidak banyak dan karya saya sempat mendapatkan likers yang lumayan.
Tapiiii.. karena penilaian bukan atas dasar Likers.. karya saya yang ini juga ga dapet.. :) it's ok, saya senang membuatnya dan karya ini menjadi hadiah manis untuk salah satu sahabat saya..


Inilah karya yang akhirnya memecahkan telur saya... THE CUTIE PUNCHIE, dipilih oleh para admin kece grup Handicrafqta sebagai salah satu pemenang...cerita lengkap tentang pembuatannya  klik di sini.
temanya Pinchusion, dan persaingannya luar biasa.. lebih dari 100 crafter yang ikutan, jadinya saya juga ga seberapa ngarep juga...walaupun juga pingiiin, coz hadiahnya buanyaaak.. hehehehehe

Menurut saya, mudah-mudahan ini juga yang menjadi pertimbangan juri, yang menarik adalah idenya.. kalau masalah jahitan dan kerapian saya memang harus terus memperbaiki.Dari semua pinchusion cuantik-cuantik yang ikutan, tidak ada yang mirip-mirip dengan saya.. hehehe ge-er.
Saya eksis menggunakan konsep Pururu karena kalau menggunakan konsep yang lain rasanya saya tidak menjadi diri sendiri, dan inilah pemecah telur saya.. saya senang dan terharu... mudah-mudahan ini bukan menjadi alfa dan omega, ntar UN 5 saya pasti ikutan lagi..

Thursday, November 6, 2014

Hari Terbaik dalam Kehidupan Pasif Saya



" Tambahkan sedikit keberanian dalam hidup pasifmu .."


 
" Pernahkah mendengarkan radio ? kalau mendengarkan radio, kita harus memilih frekuensi yang pas agar tidak berbunyi kresek-kresek. Begitu menemukan frekuensi yang pas, musik yang diputar , suara penyiarnya pun akan terdengar jelas. "


Hari ini saya nervous sekaligus excited tingkat dewa, saya punya janji yang sangat penting , kopi darat dengan customer saya.
Selama ini, kalau ada orderan sesama malang, suami sayalah yang mengantarkan, tetapi kali ini beda, saya punya kesempatan langka untuk mengantar sendiri orderan, apalagi yang diantar adalah Pururu-pururu saya.
Hari ini To Do List saya adalah packing beberapa paket yang harus dikirim besok, dan mulai merekap list orderan untuk tanggal 15 November.. Karena saya ga fokus, akhirnya saya minggirkan semua list saya dan mulai membuat sesuatu. Boneka Ondel -ondelnya akhirnya jadi juga, dulu ketika awal perkenalan kami, boneka ini sempat menjadi request yang belum sempat saya kerjakan. 

Hari rasanya bergerak lambat, sumuk panas luar biasa malah membuat saya be-te, bebersih alat craft menenangkan hati saya.
Pukul 2 siang saya berangkat, karena jarak rumah dan hotel beliau yang cukup jauh, kurleb 10 km dari rumah saya.
Sempat berputar-putar karena saya baru tahu ada hotel di belakangnya MX-Mall, maklum sejak melahirkan tuan muda, saya ga pernah nge-mall lagi hihihihi..

Dan disanalah saya, bertemu dengan salah satu customer terbaik saya Ibu Samsiah Winata.
Kami berbicara banyak hal, seperti cerita tentang radio tadi, kami berada di frekuensi yang sama. Ibu Samsiah, adalah seorang dosen di Jurusan PAUD di Universitas Gorontalo, orangnya humble, ramah dan menyenangkan. 
Bercerita tentang Pururu saya, cerita tentang mahasiswa nya, cerita tentang proyek researchnya.. pokoknya seperti mendengarkan radio tadi, kami berada di frekuensi yang sama, mendengarkan musik yang sama dan dengan jelas mendengarkan setiap kata penyirnya....saya sukaaaaaa.....
Saya juga merasa sangat senang bahwa ternyata Pururu saya bisa menjadi inspirasi terutama untuk mengajar, karena dari arah itulah sebenarnya semua hasil tangan saya berasal. 

Beliau juga sudah punya buku saya di rumahnya lo.... hihihi.. saya merasa senang dan tersanjung.
Bertemu dengan Ibu Samsiah, semakin menguatkan keinginan saya, saya ingin bermanfaat bagi orang lain, saya ingin menambahkan sedikit keberanian dalam hidup saya, agar bisa bermanfaat bagi orang lain. Terus terang bukanlah hal yang mudah bagi saya yang seorang introvert untuk bertemu dengan banyak orang, bukan karena sombong, tetapi karena saya minder, tidak percaya diri. Tapi hari ini , saya menambahkan sedikit keberanian dalam hidup pasif saya, dan hasilnya Luaaarrrr biasa, saya senang, suka , bahagia dan bersyukur mempunyai dan berkesempatan bertemu dengan Beliau.

Tidak terasa hampir 2 jam kami berbincang, karena hari sudah mulai gelap, kami berpisah, meninggalkan suatu janji, kalau Tuhan memperpanjang jodoh kami, and i'm feeling that we are going to meet again... kami akan mempunyai suatu project yang bisa dikerjakan bersama, saya senang dan amat antusias.
Terima Kasih banyak Ibu Samsiah, hormat saya untuk Ibu....
The Best Day ever to start November... Thank Youuuuuuu

 Note : Baru kali ini saya melepas semua Pururu saya dengan bahagia, karena tahu semua Pururu itu berada di tangan Tuan yang sangat tepat :)


Wednesday, November 5, 2014

Rambut Singa


Lagi nonton Miss korea.. ceritanya mmmm...tentang kerja keras seseorang untuk mencapai impiannya..
Tapi kali ini ga ngebahas dan ga ngereview filmnya ya..
Ada hal menarik di adegan ketika akan penjurian pakai baju renang. Nah, si Oh ji young di bawa hyun joon ke presiden Ma. Disana mereka minta diajari bagaimana bentuknya " rambut singa "
Rambut singa itu bentuknya ya... kaya singa alias mengembang dan kruwel-kruwel. Saya baru  ngeh kenapa gaya rambut kaya gini juga booming di kalangan artis era 90-an


Ini Paramitha Rusady






Ini Meriam Bellina


Ternyata alasannya adalah karena rambut yang bervolume alias ngembang kaya rambut singa dapat membuat muka menjadi lebih kecil...tuing..tuing.. masa sih?
Anyway...akhirnya saya jadi pengen buat pururu yang berambut singa. Ga sulit sebenarnya karena dulu saya pernah membuatnya. Rambutnya dibuat dari tali kur yang dibrudul trus di sasak.. mbrudulinya enak.. nyasaknya susye hehehehe..
Boneka yang ini ga pakai sepatu, coz kok ga ada warna kain flanel yang cocok ya? mau dipakaiin coklat juga ga matching.. pakai orange yang mudaaaa banget juga mati.. jadi untuk sementara nyeker dulu ya say...
cantiiik kan?

Monday, November 3, 2014

Saya hanya Ibu Rumah Tangga Biasa


Hari ini kok kepingin curhat :p
Setahun yang lalu, saya ikutan lomba tentang 20 harapan saya.. yang mau baca, klik di sini, dan Tuhan begitu baik kepada saya sehingga, 8 dari 20 item dibuatNya menjadi nyata. Thanks GOD.
Membaca ulang daftar keinginan saya, sebenarnya keinginan saya adalah sederhana, hanya ingin keluarga saya bahagia, ingin menghabiskan jatah hidup di dunia dengan memberikan manfaat kepada orang lain.
Saya hanya ibu rumah tangga biasa, saya bangun jam 11 malam, melanjutkan kegiatan craft saya sampai jam 3 pagi, kemudian memasak dan membersihkan rumah. Mengantar Veve sekolah jam 6 pagi, kemudian memcuci baju ( saya mencuci baju secara manual, pakai mesin tangan ), ribut dengan tuan muda,menemaninya main dan membantunya membuat berantakan rumah ( Jevon dengan mainannya, saya dengan printilan craft saya ).
Tak jarang saya juga merasa lelah, berteriak kepada veve dan jevon. Cemberut ketika papi pulang kerja. tapi dengan semua keterbatasan saya, saya mensyukuri hidup yang Tuhan hadiahkan kepada saya.
Hampir 35 tahun saya hidup di dunia, mengalami banyak pasang surut menjalaninya. Setiap masalah yang mampir, saya berusaha menikmatinya, tentu saja saya juga kadang merasa lelah dan ingin berhenti berjuang.
Saya hanya ibu rumah tangga biasa.
Hari ini, saya mau menulis ulang harapan saya.. tidak muluk-muluk, saya hanya ingin mengambil foto Veve dan Jevon, berdua seperti di atas 30 tahun lagi, dalam keadaan sehat, itu saja...Pray it everyday Thanks GOD..

Blessed Poem


Ini adalah Felt Painting saya yang kelima. Tidak seperti biasanya, saya tidak mempunyai cerita tentang ini, saya bahkan tidak menamainya. Masalahnya, sampai lukisannya selesai.. saya ga bisa mendapatkan ide membuat cerita tentang Pururu yang sedikit berbau religius.
Tapi ketika membuat ini, saya mendadak berpuisi.. jadi untuk kali ini, lukisannya bercerita tentang puisi saya..so here we go..



Although we are not born under the same sun , in the same land , do not share the same blood
We are blessed ..
Because we love each other , support each other , protect each other ..
We are blessed ..
Because we share laughter , sharing tears ..
We are blessed ..
And as we walked in the same spirit ..
We are blessed ..
And because i made this for you...I'm blessed too.. 
 

Sunday, November 2, 2014

THE CUTIE PUNCHIE : BEHIND THE SCENE


Ini adalah kali ketiga saya mengikuti Uji Nyali di grup Handicrafqta. Saya menamainya Cutie Punchie..
Bagi crafter seperti saya, yang ga punya grafik stabil, Uji Nyali ini sangat penting. Seperti mobil yang ada uji KIRnya. Uji Nyali ini seperti uji KIR untuk crafter.

Pada awal ketika temanya mulai dilaunching, saya sebenarnya belum memutuskan akan ikut atau tidak. Tapi, suatu malam, ketika saya nongkrong di Soompi, ada camper yang memasang avatar gadis korea yang memegang gendang dan memanggul kayu bakar, seketika itu cring!!!! sepertinya lucu nih kalau saya bikin versi pururunya. Aslinya avatarnya memakai hanbook dan berkepang. 

Jadilah, esok paginya.. mumpung masih anget, dan masih berasa " trance " saya mulai membuatnya.
Seperti biasa, no konsep, no pola.... yang pertama saya lirik adalah.. apa yang bisa jadi kerangkanya. Karena saya sedng tenggelam dalam roll-roll pita, jadilah selongsong pita pilihan saya.
Next, awalnya saya bepikir mur dan baut kombinasi yang tepat untuk membuat penyangga benangnya, tapiii.. ternyata tidak ada yang panjangnya pas.
Jadi, saya memutuskan membongkar harta karun tuan muda, siapa tahu ada yang cocok di sana dan taraaaaa....
 peluru tembaknya tuan muda cucook banget .. panjangnya pun pas,.. begitu tahu apa yang akan terjadi dengan harta miliknya.. Tuan Muda langsung protes dan meraung-raung, jadilah saya mengalah dulu. Nanti saja kalau Bos sudah tidur, baru saya eksekusi  itu pelurunya..:p







 Selanjutnya adalah mengisi selonsong ini supaya berat, jadi bisa menahan beban yang ada di atasnya. Awalnya saya isi dengan kelereng dari petinya Tuan Muda, apalah daya, begitu tahu salah satu hartanya diculik, Tuan Muda dengan sigap mengamankan semua hartanya, dan menyuruh saya   jauh-jauh mamiiii.. jauh-jauh.. well tidak ada kelereng, batu pun jadi..





Diselotip biar ga goyang..



Membuat bungkus badannya.. ini ga pakai ngukur ya.. saya sok gunting aja...


Setelah dijahit dan dibalik,,,



badannya dah dibungkus..


Bagian Bawahnya... serut biar tertutup..



Pola untuk kepalanya..


Dijahit dan diisi dakron


Sudah punya rambut , mata dan mulut...


Pola bajunya...

Yang ini tangannya..


udah pakai baju...



Uupssss.. stop di sini,
Jadi ceritanya, Setelah kejadian penculikan peluru tembaknya Tuan Muda. Si Bos langsung ngambek dan be-te.. Android saya disita, dan Bos menuntut biaya ganti rugi.. yaitu berhenti menjahit dan menemaninya main kartu. Jadinya saya mandeg di sini..
Saya baru lanjut lagi malamnya, karena dah malam, jadi ga kefoto deh step berikutnya.. tapi gampang kok, kalau dah dijahit semuanya. tinggal ditempel.. Jadi.. kan ???



 Tidak sempurna , karena menurut saya jahitannya masih kurang rapi. Tapi saya sukaaaa...pede mode on. Seperti biasa, tidak berharap menang.. meskiipun demikian pengen juga sekali-kali mendapat pengakuan.. nah loooo..
Anyway, saya suka sedih kalau ada crafter yang memperjelek karyanya sendiri, asalkan dibuat dengan cinta, dibuat dengan dua tanganya, semua karya itu baik dan indah, cantik atau tidak itu relatif, handmade memang harus ada kekurangannya. Masalahnya adalah bagaimana kita menyikapi kekurangan itu. Jangan menjadikannya sebagai batu kerikil yang membuat kita mundur, tapi tendanglah batu kerikil itu agar jangan menghalangi kaki kita untuk maju... So be proud.....make it with love and show it with a tons of loveeee... Fighting !!