Friday, February 13, 2015

Seminggu bersama "Kaki Gajah"

I'm back....yuhuuuuu..I'm back..:)
Okee... over reacting.

10 hari yang lalu, dengan sukses saya keseleo karena terperosok di lubang sewaktu belanja sayur.
Sakitnya?? hohoho.. jangan tanya, lebih sakit kontraksi waktu melahirkan .. hehehehe.
Dari mata kaki sampai telapak kaki, bengkak dan sakitnya luar biasa, saya masih bisa jalan sih, tapi dengan menahan sakit.

Hari pertama, karena sok tahu, saya pikir di kompres air hangat, bengkaknya segera hilang.
Esok harinya, badan saya rasanya pegal semua, dan munculah biru-biru di berbagai tempat.
Ternyata banyak juga bagian tubuh saya yang memar.
 Kaki saya ?  semakin melembung dan tambah sakit.
Sejak awal ketika jatuh, saya sudah memutuskan tidak akan memijatnya. Pengalaman dulu saya juga pernah jatuh keseleo, kaki langsung diurut, ternyata bengkaknya sampai 2 minggu plus saya malah tidak bisa berjalan.
Dan yang paling ngeri adalah, saya ogah kaki ditempelin dan ditiup macam-macam ( dulu kaki saya ditempel keris kecil yang sudah dioles dan ditiup-tiup), so...i'll find my way to cure this time !
Veve yang tahu saya mengompres kaki dengan air hangat, protes, bukannya pakai es kalau mau mengurangi bengkaknya.

 Hari kedua baru saya googling.. dan walaaaa... ternyata veve lebih pintar dari saya.
Dari Dokter Google, sarannya adalah, kompres pakai air dingin/es, istirahatkan kaki, letakkan kaki di posisi lebih tinggi dari jantung, dan bebat dengan kain..
Okeeee, saya coba semuanya kecuali dibebat dengan kain, ribet bok!

Hari ketiga, bengkaknya masih belum kempes, iseng saya ukur lebar telapak kaki saya yang bengkak... 8,5 cm !( kaki saya sebelahnya 7 cm )  hihihihi,,, nganggur yaa....
Masih bisa jalan, walaupun menahan sakit, hari ketiga saya juga nekad naik sepeda motor jemput veve.

Hari keempat, lebar telapak kaki saya masih 8,5 cm ( tik tok tik tok ) kok ga berkurang ya bengkaknya?
Tapi sudah tidak cenut-cenut, hanya ketika saya berdiri dan berjalan saja cenut-cenutnya terasa, normal pikir saya, kan kalau berdiri aliran darahnya jadi jalan,makanya cenut-cenut.

HAri kelima... Horeee! bengkaknya udah agak mendingan, lebar telapak kaki saya udah 8 cm, ketika jalan sudah tidak seberapa sakit kecuali kalau dibuat nekuk-nekuk.

Hari keenam, bengkaknya sudah mulai hilang....lebar telapak kaki saya sudah sekitar 7,5 cm an deh..:p

Nah hari keenam ini barulah saya berani pijat sendiri, pakai parem buatan papa, ga tahu apa itu isinya , yang saya tahu paremnya dibuat dari daun ( entah daun apa  ) yang direndam dengan arak cina.
Parem ini mujarab lohhh.. buat memar, pijat-pijat sebentar tiap dua jam.
Sampai sekarang, saya sudah bisa berjalan normal, mata kaki masih nyeri, tapi ga parah-parah amat.

Kesimpulan dari postingan Ge-je saya adalah :
Jangan langsung diurut kalau keseleo, kenali dulu sakitnya, ingat kalau nyeri tidak tertahankan, kaki tidak bisa di gerakkan, bisa jadi ada yang retak atau patah.
Kompres dengan air dingin yaaaaa... jangan pula dipaksakan untuk bergerak ( saya mendengar banyak saran supaya melatih kaki biar ga kaku walaupun sakit ..hohoho...saran yang menjerumuskan )
Selanjutnya kalau tidak ada perbaikan setelah melakukan tindakan pertama, pergi ke dokter, di rumah sakit ada fisioterapi, ini lebih aman daripada harus coba-coba ke tukang urut. ( from my point of view ).

PS : Maunya posting pakai foto perkembangan dari hari ke hari... tapi setelah saya pandang-pandang, ntar yang baca pada muntah deh, secara kaki saya normalnya aja dah gede.. :p