Culture Shock
Pas scroll Tik Tok nemu konten tentang Culture Shock anak Jateng pas datang kuliah di Malang. Aku deja vu. Sebenarnya, meski ada di Jawa Timur, tiap-tiap daerah itu punya potensi bikin shock anak luar daerah. Anak Surabaya sekitarnya kalau ke Malang pasti ada Culture Shocknya, apalagi anak Blitar, Tulungaung, Trenggalek yang secara bahasa medoknya aja kental banget. Aku datang ke Malang tahun 1996, dari Mojokerto yang lebih dekat dengan Surabaya. Sekarang kalau memperhatikan curhatan anak luar Malang yang baru datang keknya masih berlaku deh, apa yang dulu kurasakan masih sama dengan anak sekarang. Beberapa hal yang laiiin banget kerasa kalau ada di Malang: - Ketika berbahasa Jawa, Ngoko, pelafalan dan intonasi arema itu lebih halus dibanding anak Sby sekitarnya, meski enggak sehalus anak jateng. Jadi kadar nge-gasnya itu di bawah anak Surabaya. Kalau aku masih pake Kon, Rek sebagai panggilan, di Malang mereka lebih suka memakai awakmu atau pean meski lawan bicaranya seumuran. - P...