veve's world: CERITA SEBELUM TIDUR: "( gambar terinspirasi oleh FIAN, anakku di kelas kecil yang berpipi chubby, dia menggambar ini pada kelas komputer ) BINTANG KEJORA Nenek..."
Pagi ini ketika sesi curhat aku dikasih kata-kata mutiara "Anggap aja break juga buat Betty. Disuruh nulis lebih banyak." Baiklah. Nulis ini dulu. Biar nanti ada artefak kalau aku pernah ada di garis waktu ini. Ceritanya, setiap kali ada kelas menulis Bunda Ary, beberapa peserta yang udah sering berinteraksi denganku nyeletuk begini. "Kak Betty ilmunya lengkap, ya. Ikut terus dari awal coach buka kelas." Aku hanya menjawab dengan emoticon saja. Sebenarnya ingin kujawab begini. "Benar, aku dapat lengkap semua pdf materinya. Tapi aku lebih hepi dapat banyak data dan kontak. Itu mempermudah untuk promo kelas, buku atau apa aja yang berkaitan dengan coach." Wkwkwk ... otak tetep dagang. Aku menulis sesuka hatiku. Ikut lomba pun aku jarang. Bukan tidak pernah, ya. Juaaaarang. Udah juaaaaarang, banyak kalahnya pula. Tahun ini, aku menambahkan banyak hal baru dalam daftar " Sekali seumur hidup setidaknya satu kali harus mencoba." Salah satu yang k...
Tahun kemarin kenapa ga ditulis yak? Tahun kemarin ketemuan di Surabaya waktu ada Workshop Pastel. Ntr disusulin deh. Tahun ini motifnya adalah.... tetep nyari duit. :D Jadi ceritanya ketika CLAIR open PO, kan banyak tuh yang nyerbu bilang kalo mau pesan di aku aja. Udah dijelasin berkali-kali masih aja ngotot. Hasilnya, habis masa PO, ya masih aja ngotot. So, karena udah diniatin paling enggak setahun sekali ketemu, nekad aja berangkat. Enggak gampang karena biasalah, pergi keluar lebih dari 2 jam itu berasa menguras energi hidup. Life kayak berkurang satu tahun. Halah lebay. :p Jadi sounding ke anak-anak udah dimulai sejak sebulan sebelumnya. Printilan disiapin 2minggu sebelumnya. Ini ngawur nih, hampir aja ga dapat tiket. Berangkat disertai drama dari tuan muda. Keberangkatan enggak masalah. Biasa aja. Berdasarkan pengalaman dua tahun sebelumnya, kali ini diputuskan naik kereta lokal aja dari Bandung ke Cimahi. Pengalaman pertama nih. Aku baru sadar kalau stasiun Band...
Saya ini crafter pengrajin, bukan crafter penjual....seringkali membuat suatu karya tanpa pola...ga pake ngukur...jadinya produk pertama ga pernah sama persis dengan produk yang kedua hihihihi... Bercinta dengan Rosebud bikin saya tekor melulu.... karena sewaktu pertama nyoba cuma asal gunting aja..ga pake ngukur ,kalau kepanjangan pitanya digunting dan dibuang...ga efesien...kan ? Karena ga ngukur Rosebud saya yang selanjutnya sudah pasti berbeda ukurannya dengan yang pertama. Masalah yang pertama adalah menentukan lebar pita atau kain yang dipakai. Pikir saya waktu itu.. berapapun diameter rosebud yang diinginkan bisa aja dibuat dengan lebar kain sesuka kita... ternyata eh ternyata...hasilnya ya ga karu-karuan, rosebudnya jadi, tapi kaya kelebihan muatan alias kebanyakan kelopak. Membuat rose bud flanel lebih gampang karena ga pake jahit, cuma lem aja dan kainnya nurut ...tapi pake yang tuto pink ya. SEtelah beberapa kali mencoba..dan bikin frustasi karena salah me...
Comments
Post a Comment