Friday, October 9, 2015

Diari Mami : Go, Keo! no, Noaki! ( 4 ) : Keo-Noaki Moments






Hurray... buku-4 akhirnya keluar juga.
Sebagai Diehard Fan. Menunggu itu bikin mules. Kerjaannya stalking setiap hari. Berharap ada spoiler minimal dari status Bunda Ary atau bahkan dari Keo sendiri. Beberapa clue sempat juga sih nongol. Seperti tentang kenapa Noaki yang suka kucing kok ga pelihara kucing, atau clue kalau Bunda Ary akan membuat Keomenjadi ga seperti biasanya.
Fine, sedikit spoiler menjelang buku terbit sudah seperti sebotol air yang memuaskan dahaga. Selanjutnya, mulailah saya membuat puluhan fan fict ge-je yang cuma sepotong-potong demi menjadi penulis status fesbuk. Hahaha...
Tanggal 21 September ketika buku resmi terbit. Saya langsung berangkat ke Gramedia, karena biasanya beberapa hari sebelum tanggal resmi terbit  , buku  sudah ready. Dan olala... di Malang bukunya belum ready. Pulang dengan gigit jari dan bersiap mendengar omelan Veve yang udah berharap sepulang sekolah buku  ada siap untuk dibaca.
Hari Rabu bukunya baru ready. Langsung meminggirkan semua orderan dan fokus untuk membaca.
Daaaan.... daaannnn.... daaaannnnnn... pemirsaaaaahhhhh.
Lupakan semua sopan santun sebagai wanita dewasa dengan 2 anak, saya bersqueeee-squeee dan ber kyaa..kyaaa.. sepanjang buku, eh setebal buku. Nyengir, gemas, face palm, dreamy face,berkaca-kaca, terharu...apa lagi..semuanya deh.
Karena begitu banyak yang mau diceritakan. Saya bagi beberapa bagian ya...Don't worry ga ada spoiler kalau ada yang belum baca. Enjoy it.

Buku 4 adalah giliran Noaki yang bercerita. Bab awal yang begitu ceria mengingatkan saya dengan gaya Keo. Bisa dimaklumi, Noaki sudah beberapa minggu berpisah dengan ketujuh sahabatnya. Menjadi lengkap berdelapan pasti sangat menyenangkan untuk Noaki.
Selanjutnya momen so sweet mengalir deras. Momen Keo-Noaki.
Telepon di malam hari, pembicaraan hati ke hati tentang kucing, dan ucapan selamat ulang tahun di pagi hari. Kyaaaaa......

" Masa aku memberikan sesuatu yang enggak berharga untuk seseorang yang begitu istimewa?"
 * Kyaaa.... squeeee.. mari meleleh bersama Noaki.

Berlanjut dengan perayaan Ultah Noaki lengkap dengan kue ultah dari Papa Seb dan hadiah dari semua sahabatnya, kecuali Keo ( Bundaaaa...kenapa harus di cut bagian ini T_T ) .

Setelah itu, mari merasakan pahitnya dikhianati. Momen so sweet mendadak berubah menjadi gelap.
Konfrontasi Noaki-Toby-Keo di rumah Noaki membuat gemas . Kalau saya jadi Noaki, sudah saya dorong Keo pakai kruk saya. Hahaha...suer, Keo  menjadi super menyebalkan.

" Sebagai sahabat yang baik, kamu enggak perlu kotoran burung, sweater terbakar, kumis di jidat, atau ancaman, atau ngambek segala untuk minta perhatian, Noa! Kamu cuma perlu bersabar sebentar dan memberiku kesempatan menyelesaikan urusanku."

*Keplak Keo

Tidak ada jeda untuk menarik nafas lega, karena selanjutnya konflik makin menjadi-jadi.
Momen Keo-Noaki di rumah Keo juga bikin saya panas. Keo sungguh-sungguh minta dicubit semut yang kueeecil..

"Kamu bahkan enggak bisa berdiri tegak tanpa tongkat. Apa yang bisa kamu lakukan? Pulanglah. Kamu malah merepotkan aku saja."

 *Keo!!!@#$%^%^^%$**((*&^^%

Nikmati ketegangan dan rasa penasaran yang berlanjut ke bab berikutnya. Setelah naik tinggi, roller coaster akan meluncur tajam, dan akhirnya melandai.
Scene Noaki yang menjemput Keo di taman, silent momen di dalam mobil dan aaah... Keo-Noaki-Toby momen di rumah Noaki.

" Sahabat terdiri atas segala macam: darah, daging, tulang, perasaan, kebaikan, keburukan, dan misteri. Bagaimana mungkin kamu pilih-pilih, sementara kamu sendiri ingin diterima utuh apa adanya?"

*Hiks..so..so...aaarghhhh..

Sebagai pemanis di akhir cerita..This one is my  favorite candy sweet scene.

"Dan Noaki tertunduk menyembunyikan muka. Melihat kaki bersepatu basah Keo bergerak-gerak gelisah."

* Squeeeee....

See..komentar saya di dominasi dengan Aaaargh, Squeee, Kyaaaa...jadi tunggu apa lagi? bacalah dan mari ber-aargh,squeee, dan kyaaa.. bersama saya..