Friday, October 23, 2015

Huru-hara Hari Hari Saya



Suatu hari di grup WA, seorang teman bertanya " Siklus hidupmu kok ga normal, ketika semua orang bangun, kamu tidur, waktunya tidur, kamu bangun. Bagaimana kerjaan domestikmu? kan harus juga ngurus rumah dan lain sebagainya ".
Di fesbuk, beberapa kali ada yang nyeletuk " Mami ga pernah tidur? kok kalau nyetatus selalu dini hari ?"
Haha... 

Jeng..jeng..jeng..

Jawabannya : Saya tidur kok. Nyicil tapi hihihi..
Buat sebagian orang, saya memang ga normal. Saya nokturnal. Walau pagi-sore saya melek. Tapi saya seperti zombie. Ga full sepenuhnya.

Saya full day mengerjakan orderan. Tentu ga duduk terus menerus kaya di kantor yang 9-5. Banyak iklannya.
Saya juga tetap memasak, mencuci, setrika, menemani Veve mengerjakan pe-er, membacakan cerita untuk Tuan Muda, dan quality time dengan Tuan Besar. wink..wink..

Aktivitas di pagi hari, diawali dengan mengantar Veve ke sekolah, jam enam kurang sudah berangkat, mampir belanja sayur. 
Pulang mengantar Veve, saya membersihkan rumah, nyapu, cuci piring dsb. Lalu mengurus Tuan Muda. Memandikan, menyuapi  dan menyiapkan aktifitas untuk dia nanti. Entah itu menggambar, main plastisin atau cuma bongkar-bongkar mainan.

Jam 7 saya biasanya mengupdate semua medsos. Maklum OS harus nongol nyetatus biar customer tenang, dan melihat  saya ga menghilang. Postingan saya tinggal, sambil nyambi mempersiapkan paket untuk di kirim. Jadi kadang saya slow respon kalau harus menjawab komen di fesbuk. Biasanya customer yang udah tahu lebih suka langsung WA atau BB saya.

Masuklah saya ke jam buru-buru. Saya selalu mengejar pengiriman pagi hari, karena sebelum jam 11 mobil ekspedisi berangkat. Biasanya jam 8-9 saya berangkat. Biar ga rugi, kalau keluar saya sekalian belanja ini-itu. Entah benang, lem, kertas atau keperluan lainnya. Kalau harus belanja bahan agak jauh, saya menyambar pita dan lem, jadi kalau harus antri, lumayan dapat beberapa biji orderan.

Jam 10 / 11-an saya sudah balik di rumah, membalas setiap pesan yang masuk, lalu duduk mengerjakan orderan. Kecepatan mengerjakan tentu saja lambat, karena saya mengantuk. Biasanya saya tidur di antara pita-pita dan mainan Tuan Muda ( Tuan muda melarang saya tidur di kamar ). Setengah jam biasanya cukup.
Tengah hari, saya mempersiapkan makan siang Tuan Muda dan lanjut lagi mengerjakan orderan, sekali-kali ngintip beranda fesbuk.

Veve pulang sekitar jam 2, biasanya saya bisa nyolong tidur sebentar entah 15 menit atau 30 menit, sebelum 2 anak itu ribut karena ini-inu.
Jam 3 saya masih sempat mengerjakan orderan sampai jam 4. Setelah itu mengupdate postingan medsos lagi  mulailah  berubah menjadi upik abu. Cuci piring, menyapu, memandikan Tuan Muda, di sambi mendengarkan cerita Veve.

Saya off gadget magrib sampai jam 10 malam. Itulah sebabnya , kalau jam-jam segitu semua pesan baik di fesbuk, WA, atau bb ga ada yang saya balas. Termasuk sms sekalipun. 
Di jam-jam ini, biasanya saya menemani Veve melipat baju, mendengarkan ceritanya, menemani mengerjakan pe-er, atau mendengar Veve membacakan cerita untuk Tuan Muda ( veve lebih telaten mendongeng dari pada saya ). Anak-anak tidur jam 8, kadang kala saya masih ngobrol sebentar sama papi. Atau bahkan ketiduran bersama anak-anak.

Karena sudah kebiasaaan, meskipun ketiduran, sekitar jam 10 saya selalu bangun.
Mulai jam-jam ini saya full online. Biasanya saya merekap. membalas inbox, merapikan page,  mengisi form pembukuan, stalking sebentar,  atau menulis, disambi menunggu cucian di giling di mesin cuci . Jam 12 saya berhenti memencet keyboard. Meski PC atau laptop nyala, saya meneruskan target produksi. Jam 2 saya  offline, start memasak dan membersihkan rumah. Pukul 3.30 semua kerjaan kelar. Kalau masih terang-benderang mata saya, saya membaca sampai merasa mengantuk. Biasanya saya jatuh tidur jam setengah lima, lalu otomatis bangun sekitar jam setengah enam atau kurang.

Full circle.

Memang kalau di jumlahkan. Tidur nyenyak saya hanya sekitar 4 jam tiap harinya.

Pusing? tidak.

Sehat? sudah pasti ga sehat.

Kadang saya bergantung sangat dengan sugesti diri. Itulah sebabnya kenapa setiap akhir bulan, saya selalu jatuh sakit, karena orderan selalu saya close di minggu terakhir, memberi kesempatan badan saya rehat. Sakitnya sih ringan-ringan saja. entah flu atau maag, karena sebenarnya saya hanya butuh tidur.

Bad Habit jangan ditiru.

Patokan saya sebenarnya adalah target produksi. Kalau dalam sehari target produksi ga tercapai, itu artinya hari berikutnya saya harus mengorbankan beberapa jam jatah mengantuk saya. Rekor terlama saya melek sejauh ini masih 30 jam. hahaha.. jangan di tiru. 

Cerita ga penting banget. Tapi buat yang kepo..sok silahkan dibaca...