Wednesday, March 18, 2015

CRAFTER WANNA BE JANGAN DI BULLY




Hot Topic !!!!!
Status tentang crafter yang nanya tuto di post crafter lain yang lagi jualan sedang exist di timeline saya
Awww....sebenarnya gosip-gosip di kalangan crafter tiap tiap tahun sama aja... itu itu juga.. hihihihi..
Saya sebenarnya ga seberapa suka melabeli seorang crafter dengan crafter baru atau crafter lama. In My Humble Opinion, semua crafter itu sama, yang membuatnya ga sama yaitu passion yang melekat di dirinya.


Saya tidak tahu apakah memang sedang trend menjadi crafter sehingga banyak crafter baru yang bermunculan, tapi bukannya bagus kalau banyak yang tertarik menjadi crafter? you know, kegiatan ngecraft itu membuat otak kanan dan kiri seimbang, konon kalau otak kanan dan otak kiri seimbang keinginan berbuat jahat itu bisa ditekan... 


Saya mulai serius ngecraft, maksudnya mulai serius jualan craft sekitar 3 tahun yang lalu. Karena awalnya saya main felt, ga banyak tutorial yang harus saya kepoin, paling juga nyari pola, dan pola buaaaaaanyak banget di pinterest atau google.
Perkenalan dengan tutorial baru saya dapatkan ketika magnet rosebud menarik hati saya. Itu pun langsung membuat saya sakit kepala, hihihi... dari sinilah saya tahu kalau saya tuto-phobia, ahhh.. cerita tentang rosebud ini ada di postingan di blog ini. Cari sendiri yaaaaa...

Ketika pertama kali jualan dan disebut "crafter" oleh orang lain, rasanya kok keren ya.. hihihi, secara kata-kata crafter itu bukan kata baku Bahasa Indonesia. Eh, ga ngebahas arti harfiahnya ... cari sendiri deh..
Anyway, buat saya ketika memutuskan untuk serius menjadi crafter apalagi crafter penjual, ada banyak hal yang seharusnya otomatis nempel di crafter tersebut. Dan dua diantaranya adalah :

Passion, ya.. iyalah, ngapain jadi crafter kalau ga punya passion. Eiiits.. jangan salah, banyak orang yang awalnya hanya "tertarik" menjadi crafter, beberapa teman blogger saya, blogger Korea Drama, sebelum memulai menulis di blog, mereka sempat mencicipi hobby lain, dan tebaklah ! sebagian besar mengaku mereka mencoba ngecraft dulu, rata-rata merajut dan scrapbook. Dalam perjalanannya, mereka berhenti karena, emmm ada yang bilang boring, ada yang bilang waste time, ada juga yang ga sabar.

Nah, benarkah passion ngecraft itu ada dalam dirimu ? kalau ditanya gimana caranya tahu kalau craft adalah passion saya. Jawabnya, you feel alive if you are doing craft ! bangun tidur, craft-lah yang pertama diingat, pergi kemanapun, minimal ada gunting yang harus dibawa, time pass by ketika ngecraft, lupa makan, rela bergadang, dan rasanya puaaaaaaaas kalau udah menyelesaikan suatu karya. Itu saya... oh dan kalau anda adalah crafter penjual, customer repeat order itu rasanya ...Heavenly.. hihihi, artinya karya kita diakui itu sungguh luar biasa!

Mungkin ada juga yang memulai ngecraft karena tertarik dengan duit yang bisa dihasilkan, setiap orang punya hal yang tidak sama sebagai trigger/pemicu, saya punya teman yang seperti itu. Jadi ceritanya ketika nungguin Veve ikut PPA, saya ngeroll pita, ada seorang ibu yang mendekati saya. Kami berbincang sejenak, si Ibu ini punya basic menjahit, ngobrol ngalor ngidul, beliau meminta ijin saya untuk mengambil beberapa foto di FB sebagai inspirasi, katanya mau mencoba berjualan seperti saya untuk mengisi waktu senggang . Beberapa minggu kemudian, ketika saya bertemu lagi, saya tanyakan apakah semuanya berjalan lancar ? ternyata Si Ibu sudah give up, alasannya karena ga ada waktu, ga ada yang beli, buatannya tidak sebagus buatan saya dan so on, so on..

Nah inilah yang saya sebut crafter tanpa passion, bukannya kalau mau jadi crafter, modalnya ya kreatif, walau buatannya belum sebagus yang dicontoh, ya jangan menyerah, kalau ga bisa membuat dengan cara yang umum ya buatlah dengan caramu sendiri. Dunia craft sebenarnya adalah dunia tanpa aturan, karena seni ga bisa dipandang hanya dari satu sisi, mungkin bagi satu orang buatan kita jelek, tapi buat yang lain buatan kita unik, itulah sebabnya saya cinta craft. Dan percayalah, kalau ada passion di dalam dirimu, you'll find the way !
Males? capek? ga nemu-nemu? menyerah? pikir ulang deh, apakah benar craft itu adalah passionmu ?

Etika
Tidak ada aturan tertulis yang harus ditaati untuk menjadi crafter, yang ada hanya etika.
Etika tidak mengakui kalau karya orang lain adalah karyanya, etika tidak mengambil foto orang lain dan mengakui itu adalah karyanya, dan kalau crafter penjual seharusnya ada etika tidak menghancurkan harga suatu karya, dan tentu saja, etika untuk tidak bertanya tutorial ketika ada yang sedang berjualan.
Saya  sering banget mendapatkan pertanyaan tentang tuto ketika berjualan. Dulu, setiap kali posting rosebud, bukannya order, komennya rata-rata adalah tentang tutorial, makanya ada postingan tentang rosebud di blog ini, capek saya tiap kali jualan yang ditanya itu mlulu >_<
Bertanya tuto di postingan promo tentu saja tidak elok, kalau crafternya yang lagi sensi, bisa-bisa kena semprot!
 Ketika posting tuto di blog pun, BB saya juga masih cetang cetung dengan pertanyaan seputar tuto, kalau saya lagi senggang ya saya balas sejelas-jelasnya, kalau belum dibalas, ya jangan ngambek. Saya kan bukan gadis penjaga hp yang kalungan hp kemana-mana :p

Mencari tuto itu gampaaaaaaang, tinggal klik kata kunci di google search, itu tuto muncul, dan banyaaaaak banget.
Yang jadi trend sekarang, baru nyoba sekali, 2 kali, 10 kali, sudah menyerah, oh come on..... katanya crafter, jangan menyerah dong...kalau tidak berhasil juga, ngambeklah, besok coba lagi, bertanya ? bertanyalah yang sopan dan pada tempatnya, dan yang paling penting coba dulu baru bertanya !
Kalau tutonya ada di postingan di FB, stalking dulu semua komennya, rahasia kerap muncul di komen-komen itu. Belajar dari kesalahan crafter lain, tips dan trik sebenarnya sering muncul tanpa disadari kalau kita benar benar stalking. Ini pengalaman saya ketika belajar membuat roseburn, rahasianya malah saya temukan di komen yang jumlahnya hampir seratus !

Berhasil membuat karya melewati perjuangan berdarah-darah itu rasanya ga bisa dilupakan lho... ini jugalah yang menjaga kita untuk menghargai karya, baik itu buatan sendiri atau orang lain. Untuk crafter penjual, perjuangan belajar ini akan menjadi pengingat untuk tidak menghancurkan harga, walau dalam perjalanannya, seiring dengan prinsip ekonomi, semakin banyak barang beredar semakin turun harganya tetap saja berlaku, tapi paling tidak, kita tidak akan "mati" ketika masuk ke peperangan beradu harga !

Sewot dan sensi karena crafter wanna be ini... let it goooo.. let it gooo.. frozen mode on. :D
Semuanya proses, nikmati aja masa-masa sensi, Crafter wanna be jangan dibully,  abaikan saja kalau memang mengganggu....
No hard feeling ya guys, just my opinion ! happy crafting !!!