Sunday, March 29, 2015

TOBY CHEN



Seminggu ini saya nyepam terus , coz i'm running off time. Saya ga nyicil list April, padahal jadwalnya rapat-rapat jadi kalau yang satu ini ga segera di"singkirkan" dia akan terus memanggil manggil saya.. hihii.. kok jadi syerem ya :p

Saya ga bisa dan ga pernah mau membuat duplikasi. Pasti ga miripnya, membuat duplikasi itu serasa bernafas dengan leher yang dicekik. Menyiksa ! 
Lah ini kok dibikin ? jangan salahkan saya, salahkan bukunya! 
Pururu cowok terakhir yang saya buat adalah Hans ( Hai Hans, i miss you so much !).
Hans itu rumit , dari ujung rambut sampai ujung kaki perlu ekstra tenaga untuk membuatnya. 
Rambut Hans saya tempel satu-satu, kakinya saya buat panjang , coatnya harus bongkar berkali-kali, dan sepatu bootnya itu susyeeee bok!
Ketika selesai membuat Hans, saya bergumam kalau ini adalah cowok terakhir yang saya buat. Kapok !


 Dan, buku GKNN ini yang membuat saya memakan omongan saya sendiri. 
Toby Chen adalah salah satu dari delapan karakter yang ada di buku ini. Tidak banyak informasi yang bisa saya dapatkan , karena cerita belum fokus pada Toby. Yang bisa saya simpulkan hanyalah Toby adalah Anak Tionghoa, yang suka musik. Saya mendapatkan kesan kalau Toby ini pelindung dan penjaga, he is like the best oppa !
Tidak seperti ketika membuat Pururu lainnya, dari awal saya sudah melakukan persiapan untuk membuat Toby. Don;t ask me why, i told you he is calling me!

Di Page Keo dan Noaki, Toby digambarkan memakai kaos hitam dan celana merah bergaris putih. Saya benci kain flanel hitam, karena kalau dipakai, serabut hitamnya menempel di mana-mana. Padahal saya menggunakan flanel berwarna ivory untuk badan dan kepalanya. Jadilah saya ganti dengan warna coklat.
Saya sempat galau ketika hendak membuat rambutnya. Awalnya saya tempel satu-satu seperti rambut Hans, jadinya kok ga bagus. saya bongkar lagi dan stalking crafter aliran anime di FB. 

Ga banyak crafter aliran anime yang saya tahu, yang bikin boneka pengantin dan wisuda banyak, yang bikin boneka duplikasi juga banyak, tapi saya  ga sreg . 
Akhirnya saya pindah ke instagram. Di instagram, saya stalking seorang crafter cowok, masih SMA dan cueknya minta ampun! Pesan saya dicuekin! haiiish. Tapi boneka buatannya memang sangat halus, referensi yang bagus untuk crafter aliran anime.

 Di sini saya perhatikan bagaimana dia membuat rambut boneka-bonekanya. Jadilah rambut Toby langsung saya gunting, tidak ditempel satu-satu. Kesulitan yang lain adalah matanya. Mata Toby haruslah sipit. Awalnya saya coba untuk memberi bola mata menggunakan manik pasir yang paling kuuuuuecil, tapi jadinya kok tetap kurang sipit.
 Berkali-kali saya pindahkan bola matanya, tetap saja tidak sipit. Frustasi ! karena sudah malam saya tinggal tidur.
Tapi kok ya tidak bisa tidur terbayang dengan mata Toby yang terbuka lebar. Kesal saya, saya congkel bola matanya Hiiiii ngeri, saya turunkan alisnya sehingga membentuk garis lurus, dan voilaaaa jadilah Toby yang sipit. Huge grin.. saya tidur dengan tenang.




 Toby sebelum di congkel bola matanya.



Taraaaa... Toby yang sipit

Bagian yang saya suka adalah alisnya dan sepatunya hahahaha. entah kenapa rasanya dua bagian itu pas pada tempatnya.
So, with this i send you off Toby-ya.. don't you ever follow me again ok!
Baru dua karakter yang saya buat. Ajeng dan Toby. Saya tidak tahu kapan bisa menyelesaikan semuanya. Karena you know, membuat yang beginian saya harus " kesurupan " dulu, dan ga bisa dipaksa-paksa. So I hope I can finish make them all, soon.
Jadi Toby, masuk Box, request dikit boleh ya.. suatu hari nanti bikinkan lagu atau puisi untukku . Love you.. bye...