Monday, June 29, 2015

SAYA LEBIHKAN ONGKIRNYA

Sore ini sebuah inbox masuk dan membuat saya mbrebes mili.
Setelah 2 minggu lalu merasa gemes dengan serangkaian aksi PHP, inbox yang masuk tadi membuat kekesalan hati saya jadi tidak berarti.

Isi inboxnya sederhana, hanya konfirmasi pembayaran. Yang membuat saya gemetar dan begitu terharu adalah bagian :
..... saya lebihkan karena tempat saya jauh dari kotanya.....

itu yang pertama,
yang kedua, yang mengirim pesan ini adalah seorang anak kelas 8. Bukan customer aplikasi atau pururu, tetapi seorang pembeli buku.

Beberapa hari yang lalu, dia meminta informasi tentang pembelian buku. Saya rekap total tagihan yang harus dibayar berikut ongkos kirimnya. Karena data alamat yang tidak lengkap, jadi ongkir saya perhitungkan kurang lebih saja.

Ternyata, dia tahu, dan dengan kesadaran hatinya  melebihkan pembayaran tanpa saya minta.
Anak ini, tidak meminta diskon, tidak meminta bonus, tidak meminta free ongkir. Dan jelas, dia tidak menjual lagi bukunya. Begitu membaca inboxnya, saya terharu sekaligus bangga.
Bukan berarti tidak ada customer saya yang seperti ini, ada banyak. Tapi customer ini special, karena dia masih anak-anak, masih kelas 8, dan bukan seorang penjual.

Selama 3 tahun berjualan online, berbagai macam customer sudah pernah mampir di lapak saya. Mulai dari yang bawel, yang suka minta diskon, minta bonus, minta free ongkir, yang nanya harga lalu ujung-ujungnya nanya tutorial, yang cuma basa-basi lalu wawancara ga jelas. Semuanya saya lupakan dengan segera.
Sekitar 2 minggu lalu, badai PHP rupanya mampir juga di lapak saya. Sepuluhan customer yang saya rekap, yang akhirnya melakukan pembayaran hanya 2 orang. PHP yang ini membuat saya sedih dan frustasi. Tapi sore tadi, rasanya semua itu ga berarti lagi.

Anak ini bisa saja langsung transfer tanpa harus melebihkan ongkirnya, karena tidak tahu.Tetapi dia tidak  melakukannya, saya yakin dia tidak tahu saya mengirimkan buku dari mana, saya yakin dia juga tidak mengecek ulang ongkir , karena saya tidak memberitahukan ekspedisi yang akan digunakan.

Langsung saya bungkus bukunya, saya keluarkan semua bonus untuk dia, saya buatkan bros khusus , dan tak lupa saya selipkan kelebihan yang dia bayarkan.
Dalam hati saya berdoa, berterima kasih kepada Tuhan, mengijinkan anak ini mampir di lapak saya. Berdoa supaya dia dimudahkan dalam studinya, disediakan semua biaya yang dibutuhkan untuk pendidikannya, dipelihara selalu kesehatannya, diberi kekuatan jika harus mengalami cobaan, saya juga berdoa untuk orang tuanya, berterima kasih sudah melahirkan anak yang begitu luar biasa, mendidiknya dengan baik, dan semoga orang tuanya dipelihara kesehatannya sehingga bisa mendampingi anak ini sampai mencapai kesuksesan. Amiin