Thursday, March 17, 2016

Diari Mami : Keo & Noaki 5




Ya dah. Akhirnya bikin review juga.
Review yang kyaaa...kyaaa udah ada 4. Jadi yang ini agak serius ya.


Keo Jungkir balik lagi. Ada Nata Kusuma yang muncul di tengah-tengah Formasi 8. Semua anggota menerima Nata dengan tangan terbuka. Sampai-sampai ada ide untuk menjadikan Nata sebagai anggota yang ke-9. Keo semakin mendidih, belum lagi SPARK yang kerap muncul dan membuat Keo semakin gusar.
Di sisi lain, Om Tyo tiba-tiba saja hadir di hari-hari  Keo. Keo yang masih merahasiakan tentang pertemuannya dengan Om Tyo dari Mami memutuskan untuk menghindari Om Tyo dengan berbagai cara. 

Kegelisahan Keo tentang rahasia Papi masih terus mengusiknya, konfrontasi dengan Mami yang menghasilkan kesepakatan awal membuat Keo lega.

Tapi tiba-tiba saja terjadi kebakaran di rumah Nata yang membuat Keo berhadapan dengan pilihan sulit. Rahasia Papi atau menolong Nata ?

**********

Buku 5 diluncurkan  dengan perubahan nama seri Go, Keo!, No, Noaki! menjadi Keo & Noaki. Keo yang menjadi karakter utama juga berganti baju. Yang awalnya memakai hoodie marun sekarang berganti kemeja kotak marun. Cerita mengapa Keo sampai mengganti Hoodie-nya ada di GKNN #4.

Seri 5 yang mengambil Keo sebagai POV merupakan seri ganjil yang paling saya tunggu.

Pertama karena ending seri-4 yang sukses membuat baper diehard fans, yang kedua karena seri ganjil belum menjadi favorit saya dan Veve. Berharap ada banyak kejutan yang membuat saya jatuh cinta.

Cerita dibuka dengan adegan yang sangat manis. Khas Keo yang badung dan ceria. Saya langsung jatuh cinta. Cerita di bab-bab selanjutnya sukses membuat gigi garing karena terus tersenyum tak henti-henti. Veve yang membaca lebih dulu juga sempat membuat saya penasaran karena berkali-kali tertawa dan menutup muka dengan bukunya.

Apa yang dirasakan Keo terasa sangat nyata. Bunda Ary piawai merangkai kata-kata yang menggiring pembaca ikut merasakan emosi Keo. Rasa gemas dengan SPARK, rasa kesal dengan Nata, atau rasa yang timbul karena mengingat Noaki  seperti kena aliran listrik digambarkan dengan sempurna. 

Konfrontasi dengan Mami  juga membuat saya ikut  takut, adegan ketika kebakaran membuat jantung saya ikut berpacu. Endingnya membuat saya merasa damai.

Buku 5 secara garis besar bercerita tentang urusan cowok, apa saja yang dirasakan Keo, rasa cemburu, persaingan yang  ( kelihatannya ) timbul diantara Nata – Keo, ketakutan Keo tentang mimpi basah, juga kegelisahan tentang rahasia Papi .

Bunda Ary  tidak lupa dengan karakter lainnya. Ada Seb yang galau dengan kejeniusannya, Lady yang sedang “demam”, Toby yang sedang berkompetisi, semua karakter mendapat porsi untuk “dihidupkan”.
Saya juga suka Bunda Ary menyebut mimpi basah sebagai Emisi Malam. Emisi Malam terdengar lebih ilmiah, bukan menjadi sesuatu yang tabu. Mimpi basah adalah peristiwa penting bagi anak cowok, jadi sudah semestinya tema ini juga dimunculkan.

Seperti seri-seri sebelumnya, dialog cerdas mengalir sepanjang cerita, sarat dengan pesan-pesan tersembunyi yang disampaikan tanpa menggurui.
Setiap kali membaca ulang, saya selalu menemukan hal-hal baru. Entah saya yang salah kira atau sedang berimajinasi, Bunda Ary seperti sedang merajut nasib semua karakternya. Saya merasa banyak plot yang masih terbuka seiring dengan bertambah dewasa mereka. Seperti yang saya rasakan dengan  Noaki dan Toby ( tentang ini menyusul ya ). Banyak clue yang bisa dieksplor untuk cerita ke depan , bahkan sampai mereka dewasa nanti ( kode keras ).

Baca aja deh...kalau masih ragu dengan ceritanya, enggak usah ragu dengan nama Ary Nilandari. Awalnya saya juga membaca karena nama penulisnya. Sekarang saya jatuh cinta dengan semua yang berhubungan dengan Keo & Noaki.
Kyaaaa....kyaaaaa.....

Segala sesuatu tentang Keo & Noaki silahkan berkunjung di sini
Cerita tentang Veve yang bertanya tentang Emisi Malam ada di sini 
Review dan cerita lainnya , klik aja label Go, Keo ! No, Noaki !