Friday, March 11, 2016

Happy Birthday Tobias Zhaonan Chen ( Fanfict untuk Project T-1203 )


MARET 2026.
Toby menghempaskan tubuhnya di atas kasur. Luka di pelipis kirinya mulai terasa nyeri. Tidak usah dijahit kata Andini tadi, minum saja pain killer ini kalau nyerinya membuatmu tidak nyaman. Toby meringis, perutnya mulas dan mengejang mengingat kejadian tadi.
Luka di lengan Vivianne masih membuatnya bergidik ngeri, luka sabetan parang yang membuat lengan kurus itu belumuran darah.
Toby menyalakan ponselnya . Benda itu langsung menjerit-jerit. Bunyi notifikasi masuk bertubi-tubi.
10 panggilan tak terjawab. 13 sms masuk. Cecilia, Cecilia, Mama, Mama, Wamena, Wamena, Wamena, Wamena.
" Are you out of your mind? meninggalkan acara sepenting ini untuk mengejar seorang gadis yang bahkan kamu enggak tahu namanya .Balas ! " . Wamena.
" I'm going to kill you ! Angkat telfonnya!!! ". Cecilia.
" Toby, angkat telponnya. Penting " . Mama.
" TOBY !!!!! angkat telfonnya !! ". Wamena.
Toby menarik nafas panjang. Wamena benar, dia memang sudah gila. Meninggalkan upacara pernikahan Cecilia hanya untuk mengejar Vivianne yang baru sekali dilihatnya.
Ponselnya berbunyi lagi. Toby menunggu. Satu sms masuk. Dari Wamena.
" Oke. Fine. 12.01 WIB. 12 Maret 2026. Happy Brithday. Wish U All The Best. We love you. Jangan kabur dan menghilang. Yang suka menghilang itu Seb ". Mau tidak mau Toby tersenyum. Terima kasih, bisiknya lirih.
Dua notifikasi masuk menyusul. Timika dan Lovelie Ladie. Video ?
Timika ada di London, diundang mengikuti pameran perhiasan sebagai wakil dari Indonesia. Tampak beberapa manekin berkalung di belakangnya.
" Toby ! Selamat Ulang Tahun, nyolong waktu nih, Wamena tadi menelfonku, katanya kamu kabur mengejar seorang gadis berkulit pucat. Bawa dia dan kenalkan waktu kita ketemuan di butik Ajeng minggu depan. Kulit pucat bagus pakai warna merah. Kubawakan cabochon berwarna merah untuknya nanti. Oh, hadiahmu! nanti saja kalau ketemuan. Bye Toby, Ibu Menteri sudah datang " . Cepat sekali gosip menyebar , Toby menghembuskan nafas dengan kesal.
Satu lagi video dari Lady. Lady ada di dalam ... Lift ? Toby mengernyitkan dahi, memicingkan mata , mencoba melihat lebih jelas.
" Hai Toby, seharusnya aku sudah ada di depan rumahmu...., Huhuhu... tapi para wartawan ini terus mengejar dan tidak mau melepaskanku sebelum mereka berhasil mewawancaraiku.
Anyway, Selamat Ulang Tahun. Apapun yang kamu lakukan sekarang, Keep up your spirit. Semangat !!! sampai jumpa di tempat Ajeng minggu depan . Bawa gitar, kangen mendengar duet Keo-Toby yang fenomenal itu "
Video berakhir . Kali ini siapa lagi yang sedang dibela Lady. Pasti kasus yang sangat serius kalau wartawan sampai terus mengejarnya.
12.11
Notifikasi dari Sebastien K. Traver.
" Toby. Buka emailmu. "
Toby beranjak dari tempat tidur, lalu menyalakan laptop.
Seb mengirimkan video.
Keo yang muncul pertama kali .
" Hai buddy, Selamat Ulang Tahun ! mmmm..tadinya aku mau menyanyi untukmu, tapi Seb bilang simpan suara untuk minggu depan di tempat Ajeng. Jadi hadiahnya minggu depan ya. Dan tahu tidak ternyata di sini itu..."
" Keo Hadi Wibawanto, jangan lama-lama, gantian! " Sela Seb. Keo ditarik mundur. Seb sepertinya bertambah jangkung, jauh melebihi Keo yang dulu paling tinggi diantara Formasi 8. Rambut merahnya sudah panjang, waktunya dipangkas.
" Toby, Bon anniversaire, en ce jour heureux, beaucoup de bonheur et une longue vie! Aku enggak punya hadiah untukmu nanti . Jadi jangan berharap yang macam-macam. Kepulanganku ke Indonesia sudah menjadi hadiah paling mahal untuk kalian " katanya. Toby tertawa. Seb masih seperti Seb yang dulu.
" Mundur !" itu suara Noaki Neomarica. Noaki muncul, cantik dengan kerudung ungu, tersenyum lepas sampai kedua lesung pipitnya terlihat jelas. Hati Toby berdesir. Noaki tampak sangat bahagia. Baru seminggu yang lalu dia mengantar Keo-Noaki ke bandara, dan sekarang dia sudah sangat merindukan mereka berdua.
" Toby, Selamat Ulang Tahun, semoga semua kebahagiaan datang untukmu sepanjang tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya. Aku sempat membuat ini tadi, bosan mendengar pembicaraan mereka berdua. Kau tahu kelakuan Keo-Seb tetap tidak berubah, sama seperti bertahun-tahun yang lalu. Noaki berbisik, lalu memperlihatkan sketsa yang dia buat. Sketsa mereka berdelapan, 10 tahun yang lalu, di saung dekat sekolah.
Hati Toby menghangat, betapa rindu dia akan masa-masa itu. Bersepeda ke sana-sini, bertukar sandi dengan Noaki di malam hari, berduet dengan Keo tiap kali berlatih memainkan gitar. Dia bahkan rindu masa-masa bertengkar dengan para sahabatnya.
" Kami pergi dulu, mau makan malam, sampai jumpa minggu depan Sahabat !" Suara Keo membuyarkan lamunannya. Seb, Noaki dan Keo berjejalan di layar monitor sambil melambaikan tangan. Video berakhir.
Satu sms lagi. Ajeng.
" Selamat Ulang Tahun Toby. Minggu depan pukul 10, aku tunggu ya. Jangan bawa fansmu ke sini, private party." Toby meringis.
Sudah hampir pukul 1 dini hari. Luka di pelipisnya bertambah nyeri. Toby merogoh saku jas, mengeluarkan pain killer yang dibawakan Andini, lalu meminumnya.
Sambil berbaring, dia memetik gitar, memainkan lagu ciptaannya 10 tahun yang lalu. Lagu itu membawa kenangan manis , Toby tersenyum, bahagia membuncah di dalam hatinya. Saat ini semua bagian di dalam dirinya bergejolak, dan dunia luar sedang berguncang, tapi Toby tahu, apapun yang terjadi , selalu ada sahabat yang akan mendukung dan menolongnya.

Hik...
Kok jadi baperrr...

#Dibuat untuk Giveaway Setahun Keo & Noaki

Intip karya lainnya di sini