Monday, November 17, 2014

BBM naik..omzet harus naik dong..



Hai.. hai.. adakah yang galau dengan BBM yang naik ?
Sebagai emak-emak. sebenarnya BBM naik itu sudah pasti bikin budget dapur jadi kacau. Tapi, sebelum BBM naik, ni harga semua sudah pada naik, so.. ga ada gunanya juga protes, cepat atau lambat BBM juga sudah pasti akan naik. don't be galau, be fighting okeyy...

Sebagai seorang crafter yang jualan, BBM naik sudah pasti akan ngaruh pada harga Bahan Baku, itulah sebabnya kenaikan BBM sudah pasti akan berdampak pada urusan harga produk yang kita jual.
Jadi buat crafter yang sudah masang harga nyungsep.. nah loooo rugikah anda ? hehehehe..
Saya pribadi sudah menaikkan harga sebelum BBM naik, bukan karena BBM juga . Tapi karena harga lem yang berganti ga tanggung-tanggung., padahal rose-rose saya nyawanya ada pada lem itu.
Kenaikan harga tentu saja di sesuaikan ya. Pangsa pasar aplikasi rose saya adalah para broker, otomatis mereka akan menjualnya kembali. Harga saya sesuaikan dengan banyaknya orderan mereka. Harga yang order 2 lusin dengan yang order 1 gross tentu saja berbeda.

Sedangkan Pururu, karena pangsa pasar saya end user, harganya tentu saja berbeda dengan harga teman-teman yang menjual boneka untuk reseller.. dan Pururu saya limited lo....promo.com

Suatu hari, ada yang BBM saya, katanya harga saya ini termasuk murah.. masa sih ?
Karena penasaran saya gerilya .. ngintipin harga crafter lain yang juga menjual aplikasi rose. Karena banyak yang menyembunyikan harga sebenarnya, sejauh yang saya tahu, banyak crafter yang menjual aplikasi rose jauuuhhhh lebih murah daripada saya, dan harga ini dipublikasikan lhoo..

Galaukah saya, tidak...
Pertama karena saya yakin setiap hasil karya saya ada jodohnya, mau mahal atau murah semua ada jodohnya.
Saya ga suka menggunakan kata "murah" untuk promo produk saya. Bagi saya semua produk saya harganya "mahal" karena saya mencintainya.
Kedua, saya yakin customer sudah menstalking banyak OS sebelum memutuskan untuk order, itulah sebabnya jarang customer saya yang saya dapatkan dari FB, kebanyakan mereka langsung BB saya, karena tahu saya jarang ol. ( Mereka tahu karena sudah menstalking saya kan ?)
Lalu apa hubungannya stallking dengan orderan?
Banyak crafter yang menggunakan FB pribadi untuk berjualan sekaligus berkeluh kesah, saya sendiri juga sering bergalau-galau di akun pribadi saya. Tapi saya anti mengumbar masalah customer dan orderan secara vulgar di akun pribadi saya.
Kalau ditanya apakah semua customer saya "baik-baik" saja.. itu tidak mungkin, kita tidak bisa memilih customer yang datang. yang bisa kita lakukan adalah melayaninya dengan baik. That's the rule.
Adakah yang rese ? hit and run ? sudah di rekap menghilang , dsb? jawaban saya adalah " Sudah Lupa Tuh "
Prinsip saya adalah " Rekap dan Lupakan " setelah merekap dan memberi norek lengkap dengan nomor yang bisa dihubungi, saya lalu melupakan.. kalau tiba-tiba mereka transfer, saya dengan senang hati menjadwal ulang, kalau mereka tidak mau antri, refund, kalau mereka tidak ada kabar ya lupakan... beres kan..
Saya juga tidak pernah membahas bagaimana resenya customer saya di akun pribadi.. dan kalau diingat-ingat saya bersyukur customer saya tidak ada yang rese.. kalau dibilang bawel.. namanya customer ya mereka mau yang terbaik, wong mereka bayar..jadi bagi saya semua customer saya, baik yang rewel maupun yang pasrah, semuanya sama.. sama-sama saya cintai..
Memposting orderan atau perilaku customer di media sosial bisa menjadi bumerang bagi OS kita. Saya seringkali merekomendasikan crafter A atau crafter B kalau saya sedang Close Order, tapi kadang-kadang calon customer saya ogah order di crafter yang saya sebutkan.. rata-rata mereka takut kalau nanti mereka " disemprot" padahal mereka masih tahap nego.. nah lo...
Jadiiii....seiring dengan kenaikan BBM, ayo naikkan juga kualitas postingan kita, biar customer nyaman bertransaksi dengan kita, tanpa takut diumbar-umbar atau disemprot sebelum deal.. okeeeh...

Kedua,  selalu branding produk setiap hari
belakangan dikalangan crafter sedang booming dengan bucket bros yang dipadu padakan dengan brokat. Booming ini sebenarnya menguntungkan saya yang berjualan aplikasinya.. tentu saja seiring dengan boomingnya bucket, yang berjualan aplikasi juga semakin banyak. 
Saya selalu berusaha upload proses orderan setiap hari, kadangkala customer adalah "mesin pemaksa" yang paling efektif, sebagian besar rose-rose saya sebenarnya adalah hasil paksaan mereka, meminta saya membuat aplikasi yang berbeda-beda agar mereka belanja di satu tempat saja.
Saya senang karena, selain belajar.. saya juga dapat orderan hahahaha...
Branding setiap hari juga akan membuat produk yang kita jual menjadi berbeda dengan produk crafter lainnya..setiap upload foto, sertai dengan keterangan mengapa produk kita lain dari yang lain, branding setiap hari  juga akan berpengaruh terhadap alam bawah sadar semua penghuni FB, jadi ketika mereka mengingat tentang " Rose" yang mereka ingat pertama kali adalah " Mami Veve"... nah asiik kan...
Upload setiap hari, tidak takut di jiplak karyanya ?
Saya menunggu yang menjiplak ... kalau rose-rose mah.. ga bisa dibilang menjiplak.. kan yang nemu bukan saya.. saya juga njiplak..
Kalau upload Pururu.. saya menunggu yang menjiplak.. bukan dalam hal negatif ya.. saya penasaran.. kalau saya membuatnya tanpa pola, adakah crafter lain yang membuatnya sama dengan  saya ? apakah mereka membuat pola ? apakah hanya menggunakan ilmu memandang ? saya penasaran...

Anyway, be wise dengan update status anda, bahkan dengan menshare berita pun, bisa menjadi bumerang. Ibarat toko, wall kita adalah display produk kita.. jadi kalau BBM naik, mari naikkan juga kualitas postingan kita, seiring dengan kenaikan BBM, omzet kita juga harus naik... setujuuuh...